Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Macet di Bali, Pelaku Pariwisata: Pemerintah Empati Lah
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pelaku pariwisata Bali berharap Pemerintah dapat memberikan perhatian khusus menangani kemacetan di beberapa titik menjadi tujuan para wisatawan beraktivitas maupun berkunjung.
Pemerintah dapat bersinergi dengan pihak Kepolisian, salah satunya dalam upaya mengatasi kemacetan tersebut.
"Pemerintah memiliki empati lah, mengingat kunjungan wisatawan mulai ramai. Maka, kemacetan terjadi di beberapa titik di daerah pariwisata dapat diatasi mungkin dengan melibatkan pihak Kepolisian bahkan, mungkin Sapol PP," kata Ketua Bali Villa Association (BVA) yang juga menjabat sebagai Sekjen PHRI Badung, Gede Ricky Sukarta, belum lama ini di Tuban, Badung.
Pemerintah juga bisa berkolaborasi dengan adat setempat.
"Selain berkolaborasi, mungkin sistem transportasi dengan sistem parkir perlu diperhatikan. Padahal jika dilihat secara umum kondisinya lalu lintas tidak terlalu ramai aktivitasnya dibanding sebelumnya, namun kemacetan terlihat tetap terjadi," paparnya.
Tentu kondisi kemacetan akan mengganggu kondisi kenyamanan para wisatawan. Ketika kondisi nyaman dan lancar arus lalu lintas tanpa kemacetan maka para wisatawan akan lebih nyaman lagi menikmati liburan di Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4561 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2361 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1624 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1065 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun