Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Stok Minyak Goreng Melimpah, Warga Lebih Memilih yang Curah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Meskipun stok minyak goreng kemasan melimpah di pasaran, namun warga dan pedagang gorengan lebih memilih minyak goreng curah lantaran harganya lebih murah.
Sejumlah toko penjual minyak goreng curah di kabupaten jembrana diserbu warga dan pedagang jajan gorengan. Bahkan mereka rela antre untuk mendapatkan minyak goreng curah tersebut.
Sejak pemberlakukan subsidi minyak dicabut, kini stok minyak goreng kemasan melimpah di pasaran. Namun, warga tidak memilih minyak goreng dalam kemasan lantaran harganya melambung tinggi.
Sehingga warga dan pedagang gorengan lebih memilih membeli minyak goreng curah dengan harga lebih murah yakni 15.500 rupiah per kilogram. Sedangkan harga minyak goreng kemasan harga perliter mencapai 24.000 rupiah.
Salah satu pedagang gorengan Ibu Keni asal Banjar Pebuahan Desa Banyubiru mengaku, beralih menggunakan minyak goreng curah karena harganya lebih murah.
“Minyak goreng curah kan harganya lebih murah daripada minyak goreng kemasan, kalau pakai minyak goreng kemasan nanti hasil penjualannya tidak kembali modal,” katanya Kamis (24/03/2022).
Sementara penjual minyak goreng curah Eka wahyuni mengatakan, sejak subsidi minyak goreng dicabut, tokonya di serbu warga untuk membeli minyak goreng curah. Namun warga membeli di jatah satu orang 5 liter saja.
“Dalam sehari stok minyak goreng curah yang habis terjual mencapai 1.260 kilo,” pungkasnya.
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 1720 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1204 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 900 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 822 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 618 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun