Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Suami Jadi Korban KDRT
Sangsit
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), biasanya yang menjadi korban adalah sang istri, namun berbeda dengan kasus yang terjadi di Dusun Peken, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan,
justru dalam kasus ini sang suami-lah yang menjadi korban KDRT lantaran nekat menemui anak kandungnya sendiri.
Peristiwa yang terjadi Rabu (17/10) di Dusun Peken, Desa Sangsit itu dilakukan Komang Ariani terhadap suaminya Wayan Artana, dimana Ariani menghajar suaminya, Artana dengan tendangan dan tamparan setelah suaminya itu nekat ingin bertemu dengan anak kandungnya.
Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. Khaidar Latief menyebutkan, pasangan suami istri ini telah lama berpisah tempat tinggal, sebab pelaku Komang Ariani merupakan istri kedua dan tinggal bersama orang tuanya di Desa Sangsit bersama anaknya, Ketut Budirayasa.
“Karena kangen dengan anaknya, korban Wayan Artana mendatanginya ke Sangsit, namun dilarang untuk bertemu dengan anaknya oleh sang istri. Lantaran nekat, Artana akhirnya menjadi korban kekesalan sang istri, yakni dengan ditendang pada bagian paha dan wajahnya ditampar,†papar Pahumas.
Kasus kekerasan dalam rumah tangga, yang mungkin untuk pertama kalinya di Mapolres Buleleng, dimana pihak suami sebagai korban masih ditangani Unit Ruang Pelayanan Khusus, RPK Sat Reskrim Polres Buleleng. Dan dalam sepekan ini, sang istri sebagai pelaku akan dipanggil pihak kepolisian. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 532 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 412 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 411 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik