Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Suami Jadi Korban KDRT
Sangsit
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), biasanya yang menjadi korban adalah sang istri, namun berbeda dengan kasus yang terjadi di Dusun Peken, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan,
justru dalam kasus ini sang suami-lah yang menjadi korban KDRT lantaran nekat menemui anak kandungnya sendiri.
Peristiwa yang terjadi Rabu (17/10) di Dusun Peken, Desa Sangsit itu dilakukan Komang Ariani terhadap suaminya Wayan Artana, dimana Ariani menghajar suaminya, Artana dengan tendangan dan tamparan setelah suaminya itu nekat ingin bertemu dengan anak kandungnya.
Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. Khaidar Latief menyebutkan, pasangan suami istri ini telah lama berpisah tempat tinggal, sebab pelaku Komang Ariani merupakan istri kedua dan tinggal bersama orang tuanya di Desa Sangsit bersama anaknya, Ketut Budirayasa.
“Karena kangen dengan anaknya, korban Wayan Artana mendatanginya ke Sangsit, namun dilarang untuk bertemu dengan anaknya oleh sang istri. Lantaran nekat, Artana akhirnya menjadi korban kekesalan sang istri, yakni dengan ditendang pada bagian paha dan wajahnya ditampar,†papar Pahumas.
Kasus kekerasan dalam rumah tangga, yang mungkin untuk pertama kalinya di Mapolres Buleleng, dimana pihak suami sebagai korban masih ditangani Unit Ruang Pelayanan Khusus, RPK Sat Reskrim Polres Buleleng. Dan dalam sepekan ini, sang istri sebagai pelaku akan dipanggil pihak kepolisian. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5835 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan