Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 24 Mei 2026
Subvarian Omicron Baru Bisa Menginfeksi Lagi Beberapa Minggu
BERITABALI.COM, DUNIA.
Membawa lebih dari 42 perubahan mengkhawatirkan pada protein lonjakannya, varian Omicron merupakan jenis virus corona yang paling banyak bermutasi.
Selain sangat menular, varian omicron ini juga mampu menginfeksi orang yang sudah sembuh dari Covid-19. Bahkan, subvarian Omicron baru, BA.5, memiliki kemampuan untuk menginfeksi orang dalam beberapa minggu setelah tertular virus.
Singkatnya, dilansir The Health Site, para ahli mengatakan Omicron dapat menginfeksi kembali setiap bulannya.
"Apa yang kami lihat adalah peningkatan jumlah orang yang telah terinfeksi varian BA.2 dan kemudian terinfeksi kembali setelah empat minggu," kata kepala petugas kesehatan di Australia Barat, Andrew Robertson.
Ia menambahkan, hanya sekitar 6 hingga 8 minggu mereka mengalami gejala infeksi kedua, yang sebagian besar merupakan kasus BA.4 dan BA.5.
Gejala infeksi ulang Covid-19
Banyak varian dan sub-varian Omicron seperti BA.4, BA.5, dan BA.2.75, dapat memicu infeksi ulang. Terkadang, gejalanya tetap sama, namun ada beberapa gejala lain yang perlu diwaspadai, seperti:
- Demam
- Sakit tenggorokan
- Bersin
- Keringat malam
- Sakit badan
- Kram otot
- Batuk terus-menerus
- Sesak dada
Infeksi ulang Covid-19 itu nyata. Inilah sebabnya mengetahui cara menjaga tubuh agar tidak tertular infeksi virus lagi adalah penting. (sumber:suara.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2023 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1864 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1380 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1258 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah