Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Suwena Adalah Buruh Serabutan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Wayan Suwena, anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 Polda Bali gadungan yang berhasil dibekuk Polres Jembrana ternyata dalam kesehariannya adalah buruh serabutan dan tukang kembar ayam (joki ayam) di arena sambung ayam yang berlokasi di bilangan Jalan Patih Nambi, Denpasar.
Ketika ditemui di Polres Jembrana, I Wayan Suwena (27) mengakui semua perbuatannya itu dan mengaku kalau dirinya hanya orang suruhan. Otaknya adalah temannya yang hingga kini masih buron. “Saya hanya disuruh oleh teman saya yang saya kenal di arena tajen. Dia baik sama saya karena sering memberi saya uang makanya saya mau,” ujarnya.
Menurut Suwena, awalnya dirinya diberikan amplop berisi uang Rp. 300 ribu, pistol korek api, 2 lencana kewenangan polisi ukuran besar dan kecil serta surat tugas Densus 88. Kemudian temannya itu mengajaknya pergi ke Jembrana untuk menemui Wayan yang disebutnya sebagai pengepul togel dan pernah satu sel dengan temannya itu.
“Teman saya marah karena gara-gara Wayan ini dia ikut-ikutan tertangkap,” tandasnya. Jika tertangkap dalam menjalankan aksinya, kata Darmadi, temannya meminta dirinya cukup menunjukkan surat tugas palsu itu. “Saat saya beraksi teman saya hanya mengawasi dari jauh saja. Kalau nanti ada masalah, saya diminta untuk menunjukkan surat tugas tersebut, pasti aman,” terangnya.
Setelah berhasil memperdaya Aditya Darmadi, seorang sales rokok, Suwena yang hanya tamatan SD itu bersama temannya, meluncur mencari Wayan di Melaya yang kemudian berhasil menggasak uang dan ponsel milik Wayan. “Habis itu, kami meluncur menuju Gilimanuk,” tandasnya. Apesnya, sesampainya di depan Pura Dalem, Gilimanuk, motor yang dikendarai Suwena rusak sedangkan temannya meneruskan perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk.
“Karena motor saya rusak makanya saya perbaiki di bengkel dekat pura dalem itu. Saat saya menunggui motor saya yang sedang diperbaiki itulah saya ditangkap polisi,” katanya. Suwena mengaku kalau dirinya baru pertama kali melakukan aksinya menjadi anggota Densus 88.
Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Suardana saat ditemui terpisah, Jumat (19/6), mengakui kalau kejahatan dengan modus mengaku menjadi anggota polisi belakangan ini cukup sering terjadi. Untuk itu Suardana meminta agar masyarakat waspada jika ada orang yang mengaku polisi namun perilakunya mencurigakan.
“Jika curiga apalagi sampai dia memaksa minta uang atau sesuatu, minta dia menunjukan surat tugasnya, kalau masih mencurigakan segera laporkan,” pintanya. (dey)
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5955 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan