Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Tahun 1918, Flu Babi di Bali Renggut 30.000 Jiwa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus flu babi seperti yang terjadi di Meksiko, bukan ‘barang’ baru di Indonesia. Di Bali, kasus wabah flu babi pernah terjadi pada tahun 1918 dan menewaskan sekitar 30 ribu warga Bali waktu itu.
Menurut Kepala Lab Biomedik dan Biologi Molekular Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, flu babi yang disebabkan virus H 1 N 1 sudah pernah terjadi baik di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia lainnya.
Di Indonesia, virus flu babi atau swine influenza dengan sub type H 1 N 1 ini dipastikan ada, namun mempunyai genetik atau sifat yang berbeda, dan tidak mempunyai daya pandemik seperti virus flu babi di Meksiko.
“Pada tahun 1918, kasus mirip flu babi seperti yang terjadi di Meksiko sudah pernah terjadi di Bali. Orang tua dulu menyebutnya sakit ‘nyem’ (dingin), begitu nyem langsung mati. Dulu disebut Flu Spayol, waktu itu menewaskan sekitar 30 ribu warga di Badung, Tabanan, dan Gianyar,” jelas Mahardika, hari ini.Pasca mewabahnya flu babi di Meksiko, Mahardika meminta masyarakat untuk tidak resah atau panik.
“Yang harus dilakukan adalah mengenal lebih jauh penyakit flu babi dan pencegahannya serta mengawasi secara ketat lalu lintas orang yang masuk ke Indonesia, baik yang melewati pelabuhan udara, laut, ataupun pintu masuk darat. Bukan babinya yang malah disemprot-semprot desinfektan,” ujarnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3389 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1756 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 804 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan