Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Tahun Baru, Pengunjung Pantai Kuta Boleh Nyalakan Petasan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Saat menyambut pergantian tahun baru 2013, para pengunjung Pantai Kuta diperbolehkan untuk menyalakan petasan maupun kembang api.
"Untuk merayakan malam pergantian tahun kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan tahun ini para pengunjung di pantai kuta diperbolehkan bermain mercon ataupun kembang api ," ujar Ketua Satgas Pantai Kuta I Gusti Ngurah Tresna, ketika ditemui di kantor Satgas Pantai Kuta, Rabu (26/12/2012).
Meski begitu, menurut Ngurah Tresna setiap wisatawan tidak diijinkan menyulut mercon dan kembang api di hotel dan sekitarnya serta wilayah permukiman. Hal itu di larang untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena bermain benda berbahaya seperti mercon dan kembang api bisa berdampak buruk.
"Kalau di hotel dan pemukiman tidak diperbolehkan karena bisa berbahaya," tegas Ngurah Tresna. Ngurah Tresna menuturkan, berdasarkan pengalaman tahun lalu, akibat bermain mercon ada salah satu sarana akomodasi wisata yang terbakar karena atapnya terkena percikan api dari benda membahayakan tersebut. "Kami tidak mungkin melarang pengunjung pantai Kuta untuk merayakan pergantian tahun dengan bermain kembang api atau mercon. Karena hal itu sudah menjadi ikon di seluruh penjuru dunia untuk menyamput malam pergantian tahun," jelasnya.
Walau diperbolehkan untuk menyalakan petasan maupun kembang api di Pantai Kuta, namun Ngurah Tresna mengaku para pedagang tidak diperbolehkan menjual mercon dan kembang api di sekitar pantai Kuta. Karena bila ada yang ketahuan melanggarlarangan itu maka akan ditindak secara tegas.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 347 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 296 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 223 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun