Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Tak Punya Kaki dan Tangan, Ketut Raka Ikut Latihan Silat PSHT
Selasa, 4 Desember 2018,
10:58 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Nusa Penida. Keterbatasan fisik tidak menjadi halangan bagi seorang perempuan di pulau Nusa Penida Bali untuk menjalani aktivitas dan hobi. Meski tidak memiliki tangan dan kaki sejak lahir, namun perempuan bernama Ketut Raka ini tertarik ikut latihan pencak silat.
[pilihan-redaksi]
Dengan kursi roda, Ketut Raka diantar kerabatnya datang ke lapangan umum Sampalan Nusa Penida hari Minggu (2/12) untuk ikut kegiatan latihan pencak silat. Meski tidak bisa mengkuti latihan gerak lahir atau fisik pencak silat seperti peserta lainnya, namun perempuan asal Banjar Kelemahan, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, kabupaten Klungkung ini masih bisa mengikuti seluruh proses latihan silat dan berlatih gerak bathin. Lewat latihan bathin ini, Ketut Raka mempelajari aneka gerakan silat mulai memukul, menendang, menangkis, dan berbagai gerak silat lainnya.

Ketut Raka mendapat informasi tentang olah raga pencak silat PSHT dari temannya di desa. Meski memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, Ketut Tetap bersemangat untuk ikut berlatih pencak silat bersama peserta lainnya dari Pulau Nusa Penida.
"Saya dapat informasi dari Gede Mahesa (Ketua Ranting PSHT Nusa Penida) tentang silat ini, saya kemudian ikut, meski tidak bisa lakukan gerak fisik, tapi saya bisa melakukan olah rasa, olah bathin bersama teman-teman lain," ujar perempuan 33 tahun ini.
Ketut mengaku ikut pencak silat untuk tujuan kesehatan dan menambah teman. Apalagi di perguruan PSHT ini menjunjung tinggi semangat persaudaraan yang kuat antar sesama warga.

Menurut pihak perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate atau (PSHT), program latihan untuk penyandang disabilitas memang sudah ada sejak dulu di perguruan ini.
[pilihan-redaksi2]
"Sudah ada sejak dari dulu, memang sudah diijinkan oleh para pendiri perguruan, tidak ada diskriminasi atau pembedaan terhadap warga penyandang disabilitas untuk bisa ikut latihan pencak silat di perguruan ini. Jika tidak bisa melakukan latihan lahir atau fisik, bisa mengikuti latihan bathin, dan ini sudah ada sejak dulu di PSHT dan kini juga ada di Nusa Penida, semoga nanti ada yang lain (penyandang disabilitas) bergabung di sini," ujar makmun Murad AS, Wakil Korwil PSHT Bali yang juga perwakilan PSHT Pusat Madiun.
Sosok Ketut Raka menjadi inspirasi bagi warga pulau Nusa Penida khususnya para generasi muda di sana. Meski memiliki keterbatasan fisik sejak lahir, Ketut Raka memberi contoh agar tidak mudah menyerah dan putus asa dalam menjalani kehidupan. [bbn/psk]
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5971 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026