Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 3 Agustus 2026
Tanya Balian, Orang Tua Siswa Sebut Anaknya Mudah Dirasuki Karena Pikirannya Kosong
Jumat, 26 Oktober 2018,
17:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Denpasar. I Made Lempeh asal Dusun Abian Tiying, Desa Amerthabuana, Selat, Karangasem salah satu orang tua siswa SMA Saraswati Selat yang mengalami kesurupan juga datang ke sekolah untuk melihat kondisi anaknya.
"Ya tadi ada yang kasi kabar jadi langsung kesini lihat anak saya," kata Lempeh.
[pilihan-redaksi]
Diakui Lempeh, putrinya tersebut pasti kesurupan setiap ada kejadian kesurupan massal di sekolah itu. Dirinya hawatir pasalnya beberapa waktu lalu setelah mengalami kesurupan, putrinya sampai lemas dan harus diinfus di Puskesmas Selat.
Diakui Lempeh, putrinya tersebut pasti kesurupan setiap ada kejadian kesurupan massal di sekolah itu. Dirinya hawatir pasalnya beberapa waktu lalu setelah mengalami kesurupan, putrinya sampai lemas dan harus diinfus di Puskesmas Selat.
Dirinya juga bertanya tanya, apa yang sebenarnya terjadi pada putrinya hingga akhirnya memutuskan untuk bertanya ke orang pintar (balian) apakah ada gangguan dari rumah atau bagaimana. Namun setelah ditanyakan, rupanya gangguan dari luar sekolah atau lingkungan rumah sama sekali tidak ada hanya saja putrinya tersebut sudah terlanjur mudah untuk dirasuki lantaran pikirannya sering kosong.
[pilihan-redaksi2]
"Ya percaya tidak percaya, jika terus seperti ini anak saya akan saya pindahkan saja ke sekolah yang lain," kata Lempeh.
"Ya percaya tidak percaya, jika terus seperti ini anak saya akan saya pindahkan saja ke sekolah yang lain," kata Lempeh.
Senada dengan I Wayan Sulandra asal Banjar Alas Tunggal, Duda, Selat, Karangasem, dirinya juga mendapat kabar bahwa putrinya mengalami kesurupan. Tak jauh berbeda dengan Lempeh, Sulandra juga sempat menanyakan anaknya kepada orang pintar terkait apa yang dialami oleh putrinya tersebut, namun sama saja yang dialami oleh putrinya tersebut tidaklah gangguan dari luar.
"Ya kita sebagai orang tua merasa khawatir jika terus terjadi seperti ini," ujarnya. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 338 Kali
02
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 267 Kali
03
04
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 216 Kali
05
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026