Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Tebing Longsor Tutupi Setengah Badan Jalan
BERITABALI.COM, NTB.
Tebing di pinggir Jalan di Dusun Teluk Waru Selatan, Desa Labuhan Tereng, Kecamatan Lembar longsor. Kejadian longsor tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 21.10 WITA, Senin (8/3).
Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo mengatakan, akibat longsor yang terjadi di Jalan Raya Teluk Waru menutupi setengah badan jalan.
“Batu gunung yang jatuh hingga menutupi setengah badan jalan, sehingga sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya, Selasa (9/3).
Saat ini pihaknya telah mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jajaran Polres Lobar pun memberikan peringatan kepada pengguna jalan yang melintas.
“Tindakan pertama yang dilakukan, memberikan tanda berupa Traffic Cone dan memberikan pembatas berupa garis polisi, sebagai penanda bagi pengendara yang melintas, agar lebih berhati-hati,” imbuhnya.
Menurutnya, selain berhati-hati terhadap longsoran yang menutupi bahu jalan, kondisi tanah di sekitar lokasi longsor ini, tidak dapat diprediksi.
“Selain memberikan pembatas dan tanda peringatan, personel Polres Lobar mulai membersihkan bebatuan di jalan, dengan menggunakan alat seadanya,” terangnya.
Untuk tindak lanjutnya, Bagus menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Lobar, untuk dilakukan tindakan membersihkan sisa longsor secara menyeluruh.
“Jalan raya masih bisa dilalui, namun harus tetap berhati-hati, sehingga tidak sampai dilakukan penutupan maupun pengalihan arus lalu lintas,” pungkasnya.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 643 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 607 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 452 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 443 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik