Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 15 Mei 2026
Terkatung-Katung 2 Bulan, Dibahas Dewan Anyar
Beritabali.com, Negara
Jumat, 16 Oktober 2009,
16:11 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah sempat terkatung-katung sekitar dua bulan lantaran pergantian anggota dewan, akhirnya rapat paripurna dengan agenda jawaban Bupati Jembrana terhadap pandangan umum dewan terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2008 dan tiga Ranperda Kabupaten Jembrana akhirnya digelar di ruang rapat utama DPRD Jembrana, Jumat (16/10).
Hanya saja, dewan yang menyampaikan pandangan umum adalah dewan periode 2004-2009 sementara dewan yang menerima jawaban atas pandangan umum tersebut adalah dewan anyar hasil pemilihan 9 April 2009 lalu.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, rapat paripurna dengan pembacaan jawaban bupati seharusnya digelar pada Rabu (12/8) lalu namun gagal lantaran Bupati Jembrana, I Gede Winasa dan jajaran pejabat eksekutif memilih tidak hadir.
Ketidakhadiran Winasa dan pejabat eksekutif tersebut lantaran surat undangan menghadiri rapat paripurna tersebut baru diterima pihak eksekutif, Senin (10/8) atau dua hari sebelum acara berlangsung.
Padahal sebelumnya Winasa sudah mewanti-wanti jika mengundang eksekutif agar maksimal tiga hari sebelumnya, surat undangan harus sudah diterima oleh pihak eksekutif.
Atas hal tersebut, pihak eksekutif mengirimkan surat permohonan penundaan rapat pada, Selasa (11/8). Pada sore hari di tanggal yang sama, surat permohonan penundaan tersebut dibalas legislatif yang isinya berintikan kalau rapat tersebut tidak bisa ditunda, mengingat dewan sudah melakukan penjadwalan berdasarkan rapat paripurna sebelumnya.
Pada rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Winasa diwakili oleh Wabup Artha untuk menyampaikan jawabannya terhadap pandangan umum dewan terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2008, termasuk tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK RI Propinsi Bali. (dey)
Hanya saja, dewan yang menyampaikan pandangan umum adalah dewan periode 2004-2009 sementara dewan yang menerima jawaban atas pandangan umum tersebut adalah dewan anyar hasil pemilihan 9 April 2009 lalu.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, rapat paripurna dengan pembacaan jawaban bupati seharusnya digelar pada Rabu (12/8) lalu namun gagal lantaran Bupati Jembrana, I Gede Winasa dan jajaran pejabat eksekutif memilih tidak hadir.
Ketidakhadiran Winasa dan pejabat eksekutif tersebut lantaran surat undangan menghadiri rapat paripurna tersebut baru diterima pihak eksekutif, Senin (10/8) atau dua hari sebelum acara berlangsung.
Padahal sebelumnya Winasa sudah mewanti-wanti jika mengundang eksekutif agar maksimal tiga hari sebelumnya, surat undangan harus sudah diterima oleh pihak eksekutif.
Atas hal tersebut, pihak eksekutif mengirimkan surat permohonan penundaan rapat pada, Selasa (11/8). Pada sore hari di tanggal yang sama, surat permohonan penundaan tersebut dibalas legislatif yang isinya berintikan kalau rapat tersebut tidak bisa ditunda, mengingat dewan sudah melakukan penjadwalan berdasarkan rapat paripurna sebelumnya.
Pada rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Winasa diwakili oleh Wabup Artha untuk menyampaikan jawabannya terhadap pandangan umum dewan terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2008, termasuk tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK RI Propinsi Bali. (dey)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1314 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1010 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 847 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 758 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026