Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Terkatung-Katung 2 Bulan, Dibahas Dewan Anyar
Beritabali.com, Negara
Jumat, 16 Oktober 2009,
16:11 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Setelah sempat terkatung-katung sekitar dua bulan lantaran pergantian anggota dewan, akhirnya rapat paripurna dengan agenda jawaban Bupati Jembrana terhadap pandangan umum dewan terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2008 dan tiga Ranperda Kabupaten Jembrana akhirnya digelar di ruang rapat utama DPRD Jembrana, Jumat (16/10).
Hanya saja, dewan yang menyampaikan pandangan umum adalah dewan periode 2004-2009 sementara dewan yang menerima jawaban atas pandangan umum tersebut adalah dewan anyar hasil pemilihan 9 April 2009 lalu.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, rapat paripurna dengan pembacaan jawaban bupati seharusnya digelar pada Rabu (12/8) lalu namun gagal lantaran Bupati Jembrana, I Gede Winasa dan jajaran pejabat eksekutif memilih tidak hadir.
Ketidakhadiran Winasa dan pejabat eksekutif tersebut lantaran surat undangan menghadiri rapat paripurna tersebut baru diterima pihak eksekutif, Senin (10/8) atau dua hari sebelum acara berlangsung.
Padahal sebelumnya Winasa sudah mewanti-wanti jika mengundang eksekutif agar maksimal tiga hari sebelumnya, surat undangan harus sudah diterima oleh pihak eksekutif.
Atas hal tersebut, pihak eksekutif mengirimkan surat permohonan penundaan rapat pada, Selasa (11/8). Pada sore hari di tanggal yang sama, surat permohonan penundaan tersebut dibalas legislatif yang isinya berintikan kalau rapat tersebut tidak bisa ditunda, mengingat dewan sudah melakukan penjadwalan berdasarkan rapat paripurna sebelumnya.
Pada rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Winasa diwakili oleh Wabup Artha untuk menyampaikan jawabannya terhadap pandangan umum dewan terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2008, termasuk tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK RI Propinsi Bali. (dey)
Hanya saja, dewan yang menyampaikan pandangan umum adalah dewan periode 2004-2009 sementara dewan yang menerima jawaban atas pandangan umum tersebut adalah dewan anyar hasil pemilihan 9 April 2009 lalu.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, rapat paripurna dengan pembacaan jawaban bupati seharusnya digelar pada Rabu (12/8) lalu namun gagal lantaran Bupati Jembrana, I Gede Winasa dan jajaran pejabat eksekutif memilih tidak hadir.
Ketidakhadiran Winasa dan pejabat eksekutif tersebut lantaran surat undangan menghadiri rapat paripurna tersebut baru diterima pihak eksekutif, Senin (10/8) atau dua hari sebelum acara berlangsung.
Padahal sebelumnya Winasa sudah mewanti-wanti jika mengundang eksekutif agar maksimal tiga hari sebelumnya, surat undangan harus sudah diterima oleh pihak eksekutif.
Atas hal tersebut, pihak eksekutif mengirimkan surat permohonan penundaan rapat pada, Selasa (11/8). Pada sore hari di tanggal yang sama, surat permohonan penundaan tersebut dibalas legislatif yang isinya berintikan kalau rapat tersebut tidak bisa ditunda, mengingat dewan sudah melakukan penjadwalan berdasarkan rapat paripurna sebelumnya.
Pada rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Winasa diwakili oleh Wabup Artha untuk menyampaikan jawabannya terhadap pandangan umum dewan terhadap Ranperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2008, termasuk tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK RI Propinsi Bali. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026