Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Terlibat Perdagangan Gadis, Owner Bungalow 505 Sanur Ditangkap
Selasa, 20 Maret 2018,
07:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Sanur. Buntut ditangkapnya delapan orang sindikat perdagangan gadis asal Garut, Jawa Barat, Satreskrim Polres Garut bekerjasama dengan jajaran Satreskrim Polresta Denpasar menggerebek Bungalow 505 di Br. Blanjong Desa Pakraman Intaran Sanur, Rabu (14/3) malam. Hasil penggerebekan tersebut, aparat kepolisian mengiring owner bungalow 505, yakni Imam berikut 3 wanita pekerja sek komersial (PSK).
Penggerebekan bungalow 505 Sanur dibenarkan Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Wayan Arta Ariawan saat dikonfirmasi, Senin (19/3). Menurutnya, jajaran Polresta Denpasar hanya sebatas memback-up penggerebekan guna membantu pengusutan kasus sindikat perdagangan orang oleh jajaran Polres Garut. Dia mengatakan ada 10 anggota Reskrim Polres Garut yang datang, 8 polisi dan 2 polwan.
“Kami hanya sebatas memback-up pengamanan saja,” ujarnya didampingi Kanit V/Judi Susila Unitreskrim Polresta Denpasar Iptu Pica.
Diakuinya, dalam penggerebekan yang berlangsung sekitar pukul 20.00 Wita, tim gabungan mengamankan owner bungalow 505, bernama Imam. Pria itu diamankan karena diduga terlibat sindikat perdagangan gadis asal Garut untuk dijadikan PSK di Bali.
“Owner 505 Imam diamankan dan sudah dibawa ke Polres Garut,” terangnya.
Kompol Arta mengatakan, modus operandi perdagangan gadis asal Garut itu menggunakan iming-iming bekerja sebagai karyawan restoran dan hotel di Bali. Para korban diberikan biaya akomodasi berupa tiket pesawat hingga penginapan di hotel. Namun setelah bekerja di Bali, mereka ternyata dipaksa dijadikan PSK.
“Ada yang bertahan dan ada juga yang pergi diam-diam dari tempat esek-esek tersebut,” ungkapnya sembari mengatakan ada beberapa PSK yang juga dibawa ke Garut untuk dijadikan sebagai saksi dalam kasus tersebut.
Terbongkarnya kasus ini berawal dari pengungkapan sindikat perdagangan orang oleh jajaran Polres Garut. Dua dari delapan orang yang ditangkap mengaku berperan merekrut gadis asal Garut dan menjualnya ke sejumlah daerah untuk dijadikan PSK, salah satunya tempat hiburan di Sanur, Bali. Bahkan, sebelumnya para sindikat ini sempat memberangkatkan dua orang gadis asal Garut ke bungalow 505, Sanur, Bali.
Menariknya, praktik prostitusi di bungalow 505 terbongkar berkat penyamaran dua polisi wanita (polwan) Satreskrim Polres Garut. Dua Polwan cantik, Brigadir Popy Puspasari dan Bripda Fitria Oktavia itu berpura-pura bersedia dipekerjakan sebagai PSK ditempat tersebut.
Berselang satu jam kemudian, tim gabungan Polres Garut dan Polresta Denpasar menggerebek bungalow 505 dan menggiring ownernya Imam, ke Polres Garut. Saat penyergapan, di bungalow tersebut ditemukan sedikitnya 20 perempuan yang dijadikan PSK. Namun, hanya tiga orang yang bersedia pulang. Dua orang asal Garut dan satu orang asal Banten.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8475 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5825 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3650 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2480 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026