Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Tertimbun Longsor, Sawah pada 16 Subak di Gianyar Terancam Kekeringan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dampak hujan yang melanda wilayah Kabupaten Gianyar beberapa waktu lalu masih menyisakan persoalan. Banyak tanah longsor yang jatuh ke sungai membuat saluran irigasi Subak di wilayah Kecamatan Ubud tertimbun longsor.
Sampai saat ini longsoran itu pun belum bisa ditangani dan berdampak pada 16 subak di tiga desa mengalami kekeringan. Belasan subak yang terdampak merupakan ada di wilayah Desa Kedewatan, Desa Sayan, dan Desa Singakerta.
Salah satu Pengurus Subak Mas, Desa Sayan, I Made Pariana memaparkan saluran irigasi itu tertimbun longsor dari jembatan salah satu hotel di wilayah Desa Kedewatan.
"Dalam penanganan, pihak hotel telah berusaha melakukan pembersihan saluran irigasi, namun tebing di lokasi terus mengalami longsoran," ujar dia, Sabtu (22/7).
Petani juga berusaha gotong royong membersihkan sisa longsor. Namun butuh waktu lama karena volume longsor cukup besar.
Dengan kejadian itu, lahan persawahan seluas sekitar 400 hektar terdampak atas kekeringan tersebut. "Sekarang petani masih menunggu air dan perbaikan saluran, karena mau musim tanam," terang dia.
Sementara itu, dari petugas BPBD Gianyar pun telah berusaha melakukan penanganan di sejumlah titik longsor yang menutup saluran air.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 582 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 453 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan