Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Tiga WNI Diduga Terlibat ISIS Dipindah ke Jakarta
Selasa, 25 April 2017,
05:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Denpasar. Tiga warga Indonesia (WNI) asal Purwakarta, Jawa Barat, yang diduga terlibat jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), diberangkatkan ke Jakarta melalui Bandara Ngurah Rai, Kuta, pada Minggu (23/4).
Pemindahan tiga WNI itu dibenarkan Kabid Humas Polda Bali AKBP Hengky Wijaya, Senin (24/4).
[pilihan-redaksi]
Menurutnya, tiga WNI yang sebelumnya diamankan pihak Imigrasi Kelas 1 Khusus Bandara Ngurah Rai, Kuta dan diduga terlibat jaringan ISIS dan dideportasi dari Turki, sudah diberangkatkan ke Jakarta, Minggu (23/4) sekitar pukul 23.00 Wita.
“Ketiga WNI itu diberangkatkan ke Jakarta dengan pesawat Sriwijaya Air,” ungkap AKBP Hengky.
Diketahui, tiga WNI diduga terlibat jaringan ISIS dideportasi dari Turki yakni, Adnan Ruswandi (20), mahasiswa asal Kampung Cikembang RT/RW 006/001 Desa Kembang Kuning Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta Jawa Barat.
Kedua, Budi Setiawan Ismail Rusik (48) asal Kampung Babakan Cikajar RT/RW 002/004, Desa Sukarame Kecamatan Boyong Bong Kabupaten Garut, Jawa Barat. Ketiga, Ghoziah Zhiazulfah (17) asal Garut Jawa Barat.
Kepada wartawan, Kepala Imigrasi kelas 1 Khusus Bandara Ngurah Rai, Ari Budijanto mengatakan tiga WNI itu diketahui berangkat ke Turki, 29 Maret 2017 lalu. Mereka mengambil rute dari Bandara Internasional Ngurah Rai-Jakarta-dan bertolak ke Bandara Internasional Ataturk Turki.
Namun setibanya di Bandara Turki mereka diamankan petugas Imigrasi Turki, karena dicurigai terlibat jaringan ISIS. Selanjutnya, ketiga WNI itu dideportasi dari Turki ke Indonesia, Kamis 20 April 2017 lalu.
“Pihak Imigrasi Turki mengamankan mereka di Hotel kawasan Sultan Ahmet, Turki, karena dokumen tidak lengkap dengan tidak membawa KK,” tukasnya.
[pilihan-redaksi2]
Sementara, Adnan Ruswandi dan Ghoziah Zhiazulfah diduga pasangan kekasih. Diperiksa pemerintahan Turki, mereka mengaku hanya ingin bulan madu. Namun mereka tidak memiliki KK, sehingga terpaksa diamankan dan dideportasi,” tambahnya.
Dilanjutkannya, tiga WNI itu tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Jumat (21/4) sekitar pukul 22.13 Wita, dengan menggunakan pesawat EK398.
Selanjutnya, ketiganya digiring menuju konter No 4 Stem Pasfor Kantor Imigrasi untuk dimintai keterangan. Selama di ruangan Kantor Imigrasi, ketiganya dijaga oleh pihak petugas Imigrasi dan Densus 88 Mabes Polri dipimpin AKBP Erlan Katim Densus 88 Mabes Polri.[bbn/spy/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 580 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
05
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 441 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026