Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




TPA Bengkala Overload, Buleleng Terapkan Ganjil-Genap Sampah

Selasa, 21 April 2026, 16:22 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/TPA Bengkala Overload, Buleleng Terapkan Ganjil-Genap Sampah.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menerapkan sistem ganjil-genap dalam pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bengkala. Kebijakan ini diambil menyusul kondisi TPA yang telah mengalami kelebihan kapasitas.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, Gede Putra Aryana, mengatakan sistem tersebut telah diberlakukan dengan mengacu pada tanggal kalender.

Pada tanggal ganjil, pengangkutan difokuskan untuk sampah organik. Sementara pada tanggal genap, sampah non-organik yang akan diangkut dari depo.

“TPA Bengkala sudah melampaui kapasitas, jadi perlu penanganan serius. Salah satunya dengan mengatur pola pengangkutan sampah,” ujarnya, Selasa (21/4).

Selain penerapan sistem tersebut, pemerintah juga menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat hingga tingkat desa, kelurahan, dan desa adat agar mulai membiasakan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Menurut Aryana, keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam memilah sampah.

“Kalau dari rumah sudah dipilah, beban TPA bisa jauh berkurang,” jelasnya.

Pemkab Buleleng juga akan memperketat aturan terkait pengelolaan sampah. Mulai 1 Mei 2026, pemilahan sampah akan diberlakukan secara wajib disertai sanksi bagi pelanggar.

“Pemilahan wajib mulai 1 Mei. Kalau tidak, tentu ada konsekuensinya,” tegasnya.

Untuk mendukung implementasi di lapangan, DLH telah menurunkan 48 relawan di sejumlah depo sampah. Mereka bertugas memberikan edukasi sekaligus mengawasi proses pemilahan.

Sebanyak 12 depo sampah yang ada juga kini difungsikan tidak hanya sebagai tempat penampungan sementara, tetapi juga sebagai pusat kontrol pemilahan sebelum sampah dibawa ke TPA.

Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap volume sampah yang masuk ke TPA Bengkala dapat ditekan serta mendorong masyarakat lebih peduli dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami