Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 6 Agustus 2026
Undang Geologi Rusia, NTB Bentuk Tim Penertiban Penambangan Liar
Rabu, 24 Juli 2019,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Lombok. Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkiflimansyah akan membentuk Tim Penghentian Penambangan Liar, pasca meninjau langsung lokasi penambangan liar di Bukit Prabu, Lombok tengah, Senin (22/7).
[pilihan-redaksi]
Untuk itu, orang nomor satu di Pemprov NTB ini mengundang ahli geologi dari GV GOLD asal Rusia, Victor P Khvorostov. Bersama ahli geologi Rusia ini Doktor Zul sapaan Gubernur menemukan kerusakan lingkungan di lokasi penambangan liar. Penambangan liar yang dilakukan masyarakat itu telah menyebabkan kerusakan lingkungan, bahkan korban jiwa.
Untuk itu, orang nomor satu di Pemprov NTB ini mengundang ahli geologi dari GV GOLD asal Rusia, Victor P Khvorostov. Bersama ahli geologi Rusia ini Doktor Zul sapaan Gubernur menemukan kerusakan lingkungan di lokasi penambangan liar. Penambangan liar yang dilakukan masyarakat itu telah menyebabkan kerusakan lingkungan, bahkan korban jiwa.
Kalau penambangan liar tidak dihentikan, maka akan mengganggu kesinambungan pembangunan yang saat ini tengah dilakukan oleh pemerintah.
"Sudah saatnya kita menghentikan penambangan liar tanpa ijin ini. Karena memang selain merusak keindahan alam, juga sangat berbahaya bagi kelestarian lingkungan kita, SK tim untuk penghentian penambangan liar di NTB ini segera saya tandatangani, demi kesinambungan pembangunan kita," jelas Gubernur, dalam kunjungannya didampingi Danrem 162 WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani dan sejumlah kepala OPD.

Untuk itu Gubernur Zul menghimbau masyarakat untuk segera menghentikan penambangan itu. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan, serta masyarakat sekitar lokasi. Apalagi sebagian besar penambang itu menggunakan bahan kimia untuk proses penyulingan hasil tambang.
"Pada saat yang sama kita mencari solusi segera, agar lapangan pekerjaan segera tersedia, bagi daerah-daerah yang dilarang penambangan ini," ungkapnya. (bbn/lom/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3491 Kali
02
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1320 Kali
03
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
04
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
05
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 689 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026