Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Uni Eropa Mengutuk Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara
BERITABALI.COM, DUNIA.
Uni Eropa (UN) mengutuk aksi peluncuran rudal balistik Korea Utara (Korut) yang dikatakan 'ilegal' serta meminta dunia bersatu menanggapinya dengan tegas dan sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Kepala kebijakan luar negeri UN Josep Borrell mengatakan peluncuran rudal Korut, termasuk rudal balistik antarbenua dan jarak pendek, sebagai 'ekskalasi berbahaya'.
"UN menyerukan kepada semua anggota negara PBB, terutama anggota dewan keamanan PBB, untuk memastikan penerapan sanksi penuh buat mencegah DPRK (Democratic People's Republic of Korea) dari pengadaan bahan, pengetahuan dan keuangan, yang mendukung program senjata ilegalnya," kata Borrell.
AFP menjelaskan, UN dalam pernyataannya menyatakan Korut telah meluncurkan rudal balistik dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya.
"Ini merupakan ancaman besar bagi semua negara dan merusak perdamaian dan keamanan internasional dan regional," tulis UN.
UN menekankan tidak akan memberikan Korut status sebagai negara senjata nuklir.
Pada Sabtu (5/11), Korut menembakkan empat rudal balistik jarak pendek ke laut, menurut pernyataan militer Korea Selatan. Aksi Korut ini menanggapi harmonisasi hubungan Korea Selatan dan Amerika Serikat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4512 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2328 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1973 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1597 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun