Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Usai Bencana, Sampah di Pantai Lebih Mencapai 25 Karung
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Usai bencana alam berupa longsor dan pohon tumbang di daratan tinggi, rupanya sampah menuju pantai. Polsek yang memiliki wilayah pantai bersama jajaran lainnya menggelar aksi bersih di pantai, Kamis (13/7).
Polsek Gianyar menggelar aksi bersih di Pantai Lebih. “Kegiatan kebersihan yang pada hari ini kita laksanakan di Pantai lebih merupakan wujud nyata Polsek Gianyar bersama masyarakat peduli lingkungan,” kata Kapolsek Gianyar Kompol I Gede Sudyatmaja, saat memimpin kegiatan kebersihan.
Apalagi beberapa hari lalu curah hujan tinggi, kata dia, dimana terjadi bencana alam salah satunya banjir dan aliran air hujan disertai sampah menuju laut. Yang tentunya terdampak pada pantai di Wilayah Kecamatan Gianyar di antaranya Pantai Lebih.
Lanjut Kapolsek, pantai Lebih yang sudah dikenal masyarakat sebagai salah satu destinasi wisata di Wilayah Kecamatan Gianyar bagian selatan tercoreng gara-gara kebersihannya tidak terjaga, menyusul banyaknya sampah berserakan.
“Maka daripada itu, Polsek Gianyar bersama masyarakat menumbuhkan kembali kesadaran dalan menjaga lingkungan sekitar sehingga tetap nyaman dan asri,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dusun Banjar Lebih Beten Kelod I Wayan Wirta Saputra mengapresiasi adanya kegiatan kebersihan sekaligus untuk mengingatkan kembali pentingnya menjaga lingkungan sekitar demi kepentingan bersama.
“Ketika kebersihan pantai terus terjaga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Sehingga akan mendongkrak roda perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Usai kegiatan, sampah berupa kayu dan sampah rumah tangga itu berhasil dikumpulkan sebanyak 25 karung. Sampah lalu dibuang ke TPA. Aksi serupa juga digelar di Pantai Pering melibatkan BPBD Gianyar.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli