Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Video Viral Bandara Ngurah Rai Sepi, PHRI Bali Ungkap Penyebabnya
BERITABALI.COM, BADUNG.
Aktivitas di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dilaporkan lebih lengang dari biasanya pada Maret 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang memperlihatkan suasana bandara tampak sepi viral di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh artis Kirana Larasati melalui akun TikTok miliknya. Dalam rekaman itu terlihat sejumlah area di terminal domestik bandara, seperti restoran, toko suvenir, ruang tunggu penumpang, hingga lounge maskapai tampak minim aktivitas.
Kondisi tersebut direkam Kirana saat berada di terminal domestik bandara pada 11 Maret 2026 sekitar pukul 17.30 Wita.
"Gue lagi berada di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali pada pukul 17.30 waktu Bali di terminal domestik. Jujur ya, kok gue merasa seperti scary banget, sepi sekali di sini. Video ini gue rekam pada 11 Maret 2026," kata Kirana dalam video tersebut.
Ia mengaku terkejut melihat suasana bandara yang menurutnya berbeda jauh dibandingkan kondisi normal yang biasanya ramai oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali, I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya membenarkan bahwa aktivitas di bandara memang mengalami penurunan pada periode ini.
Menurutnya, terdapat beberapa faktor yang memengaruhi turunnya jumlah penumpang maupun aktivitas penerbangan, baik dari rute internasional maupun domestik.
Salah satu faktor yang berdampak adalah kondisi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memengaruhi sejumlah jalur penerbangan internasional.
"Ya, benar sekarang kondisi bandara sepi dikarenakan kondisi yang memprihatinkan terutama di Middle East yang mana dampak perang Israel, Amerika Serikat dan Iran yang mana semua ini berdampak kepada tetangganya jadi eskalasi perang meluas sampai ke Uni Emirat Arab, sehingga penerbangan dari Middle East sementara ditunda dan ditutup. Maka Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai juga terdampak dengan kondisi seperti ini," katanya.
Selain faktor internasional, penurunan jumlah penumpang domestik juga dipengaruhi momentum bulan suci Ramadan. Pada periode ini biasanya mobilitas perjalanan wisata masyarakat cenderung menurun.
Meski demikian, pihak PHRI Bali optimistis pergerakan wisatawan akan kembali meningkat menjelang libur Idulfitri.
"Kalau penerbangan domestik dalam bulan Ramadan ini menurun, tapi kita harapkan Idulfitri H-2 atau sebaliknya H+3 kita harapkan bisa meningkat. Kemungkinan tidak seramai tahun sebelumnya, peningkatan diprediksi 10-15 persen saja," jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini wisatawan domestik juga memiliki lebih banyak pilihan destinasi wisata di berbagai daerah di Indonesia. Sejumlah provinsi seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat disebut semakin gencar mengembangkan sektor pariwisata sehingga mampu menarik minat wisatawan.
"Hal ini juga sangat bagus untuk menambah destinasi wisata yang ada di Indonesia, asal saja bisa tidak keluar. Ketika perputaran masih di dalam negeri sangat bagus asal tidak keluar saja," imbuhnya. (sumber: beritasatu.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3830 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1775 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang