Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Viral Ustazah Piawai Kendarai Mobil JDM R33
BERITABALI.COM, DUNIA.
Berbicara mengenai kendaraan roda empat yang memiliki performa berkualitas, merek ternama dari Jepang pasti menjadi pembahasan dan rujukan utama. Jepang dikenal dengan penghasil mobil yang memiliki kualitas dan performa yang baik. Biasanya, mobil-mobil ini digunakan oleh kaum pria, meskipun sesekali kita jumpai para wanita yang pandai menggunakan mobil-mobil tersebut.
Di Brunei misalnya, baru-baru ini ramai diperbincangkan oleh warganet, seorang wanita yang berprofesi menjadi seorang ustazah dengan lancar menggunakan mesin JDM (Japan Domestic Market) R33.
Wanita tersebut berbusana layaknya wanita muslim pada umumnya, berjilbab panjang, dan terlihat mengenakan pakaian gamis panjang dan sopan. Kepiawaiannya menggunakan mobil tersebut berhasil mencuri perhatian komunitas JDM di wilayah setempat. Tidak hanya itu, minatnya tersebut juga berhasil menarik perhatian sekelompok JDM Jepang, “Hardcore”. Wanita muslimah tersebut kemudian ditemui oleh komunitas tersebut, dan menjadi sorotan publik.
Diketahui, wanita muslimah tersebut merupakan salah seorang yang cukup terkenal di komunitas JDM Brunei dan negara-negara yang ada disekitarnya.
Ia juga disebut-sebut cukup handal dalam dunia otomotif, dan menguasai komponen-komponen yang ada pada kendaraan JDM.
Lalu, apa itu JDM?
JDM merupakan singkatan dari Jepang Domestic Market. JDM merupakan mobil yang diproduksi hanya untuk pasar Jepang, dan hanya dipergunakan di jalan raya yang ada di negara tersebut. JDM diproduksi sesuai dengan standar yang memang ditetapkan oleh pemerintah Jepang itu sendiri.
Sebagai contoh, mobil Toyota Supra MKIV. Mobil tersebut diketahui diproduksi dalam dua versi. Satu diproduksi untuk versi ekspor misalnya untuk pasar AS, dan versi lainnya untuk pasar lokal. Oleh karenanya, Toyota Supra MKIV yang diproduksi untuk pasar Jepang yang memenuhi syarat agar bisa masuk ke dalam kategori JDM, sedangkan untuk versi ekspor tidak perlu memenuhi kategori JDM meskipun memiliki model yang sama, dan diproduksi oleh pabrik kendaraan Jepang yang sama pula.
Meskipun bisa dibilang, JDM memiliki perbedaan tersendiri yang unik. Titik keunikan yang paling disoroti mengenai JDM adalah fakta bahwa JDM merupakan mobil yang tidak pernah direncanakan untuk meninggalkan tanah produksinya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4428 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2019 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1541 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 998 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 933 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun