Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Wacana Penertiban KJA di Danau Batur Bikin Petani Resah
BERITABALI.COM, BANGLI.
Wacana penertiban keberadaan Keramba Jaring Apung (KJA) di Danau Batur yang dilontarkan Gubernur Bali Wayan Koster belum lama ini menimbulkan keresahan di kalangan petani ikan.
Para petani di kawasan Danau Batur, Kabupaten Bangli, mulai mempertanyakan kejelasan rencana tersebut kepada Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli.
Kepala Dinas PKP Bangli, I Wayan Sarma, saat dikonfirmasi Selasa (6/1/2026), membenarkan adanya pernyataan Gubernur Bali terkait rencana penertiban KJA di Danau Batur. Wacana tersebut disampaikan saat pidato penanda dimulainya 100 Tahun Haluan Bali Era Baru pada 22 Desember lalu di Denpasar.
Ia mengakui, pasca wacana itu ramai tersebar di media sosial, banyak petani ikan di Danau Batur datang dan mempertanyakan langsung ke Dinas PKP Bangli. Namun hingga kini, pihaknya belum berani memberikan penjelasan lebih lanjut lantaran belum adanya kepastian resmi terkait kebijakan tersebut. Dinas PKP Bangli juga berencana melakukan koordinasi lebih intensif dengan Dinas Perikanan Provinsi Bali.
Sebelumnya, Dinas PKP Kabupaten Bangli telah melakukan kajian atau penelitian bersama Universitas Udayana terkait pemanfaatan Danau Batur untuk KJA. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, kawasan danau yang dapat dimanfaatkan untuk KJA hanya sekitar 1 persen dari total luasan danau. Sementara itu, jumlah KJA yang beroperasi saat ini disebut telah mencapai lebih dari 12 ribu unit.
Kondisi tersebut membuat para petani semakin khawatir terhadap keberlanjutan usaha mereka. Salah seorang petani ikan, I Made Warjaya, mengaku mendengar adanya wacana penertiban tersebut, namun hingga kini belum ada kejelasan yang diterima petani.
“Kita belum ada kejelasan terkait hal tersebut,” katanya singkat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5718 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2543 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2184 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan