Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Warga Bangli Ini Jago Buat Senjata Berdaya Ledak Kuat
Kamis, 18 Februari 2016,
09:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BANGLI.
Seorang warga di Kabupaten Bangli, Bali belakangan diketahui ternyata mampu merakit senjata berbahaya dan membuat takut aparat.
Senjata rakitan itu dibuat oleh Komang Adi warga Desa Batur Selatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali dari sebuah pengembangan mercon spiritus yang memiliki daya dorong dan ledak cukup kuat sehingga dinilai bisa membahayakan keselamatan orang lain.
Lantaran dinilai berbahaya dan demi keselamatan, pihak TNI akhirnya memohon kepada perakitnya agar senjata rakitan miliknya diserahkan untuk sita aparat.
Penyitaan senjata berbahaya itu langsung dilakukan Dandim 1626/Bangli Letnan Kolonel Inf Agus Wahyudi Irianto dengan melakukan pendekatan dan silahturami ke rumah Komang Adi sejak Selasa 16 Februari 2016 lalu.
Sebelum melakukan pendekatan dan penyitaan senjata rakitan itu, Dandim Letkol Agus awalnya mendengar informasi bahwa Komang Adi memiliki senjata rakitan yang cukup membahayakan dan membuat resah warga. Akhirnya beberapa warga menyampaikan kepada Serda Hendri Prasetyo yang merupakan anggota Unit Inteldim 1626/Bangli.
Akhirnya dilakukan penyelidikan dan pendekatan persuasif kepada pemilik senjata rakitan tersebut sehingga yang bersangkutan akhirnya bersedia menyerahkan senjata yang membuat gempar warga tersebut.
Dalam keterangannya kepada aparat TNI, perakit senjata yakni Komang Adi mengaku memiliki senjata rakitan dengan kaliber amunisi kelereng dengan daya dorong menggunakan gas yang berasal dari bahan spiritus. Ngerinya, kemampuan senjata bikinan Komang Adi itu ternyata mampu menembus plat atau kaleng/seng dengan jarak 5-10 meter.
"Setelah kita dalami tentang kepemilikan senjata, bahwa yang bersangkutan tidak ada indikasi kearah kriminal atau yang lainnya," ujar Letkol Agus, Kamis (18/2/2016).
Dari pengakuan Komang Adi, dirinya membuat senjata hanya sekedar iseng. Ia mengaku mengembangkan keberadaan mercon spiritus yang selama ini banyak beredar bebas di masyarakat saat menyambut tahun baru, Nyepi, Galungan dan Kuningan.
"Itu (senjata rakitan) sangat berbahaya. Dilihat dari daya ledak dan dorongnya cukup kuat," jelas Letkol Agus.
Kini, setelah negosiasi dengan memberikan wawasan tentang hukum kepemilikan senjata api ilegal serta kondisi negara saat ini, serta adanya ancaman teror, akhirnya pemilik senjata rakitan itu bersedia menyerahkan senjata rakitan ke Kodim1626/Bangli.
Senjata rakitan itu akhirnya langsung diserahkan oleh pemiliknya kepada Dandim 1626/ Bangli yang juga didampingi Danunit Inteldim 1626/Bangli.
Berita Bangli Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026