Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Warga Banjar Pancingan Kasepekang Protes
Dawan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Warga Banjar Pancingan, Desa adat Pancingan Ketut Parsui, Senin (8/9) memohon kepada Kepala Desa Kusamba agar dapat memfasilitasi dirinya yang sudah kepengging sejak 20 Januari 2008. Ketut Parsui datang ke kantor desa bersama mantan klian Banjar Pancingan Made Subawa bersama lima warga lainnya.
Kepada Beritabali, Kades Kusamba, Ida Bagus Swetajaya mengungkapkan, Ketut Parsui sendiri telah banyak melakukan kesalahan kepada warga Banjar Pancingan. Beberapa kesalahannya adalah tidak pernah hadir pada waktu pembuatan awig-awig bajar, mengancam akan memukul meteran listrik bila dilaksanakan upcara Agni Hotra dan secara berturut-turut tidak menghadiri sangkepan banjar.
Atas kesalahan itulah maka Klian Banjar Gusti bagus Gangga bersama warga Banjar Pancingan, memberikan sanksi adat berupa kepengging sejak 20 Januari 2008. keputusan kepengging itu bisa saja dicabut bila Ketut Parsui mau mengakui kesalahannya dan bersedia hadir pada saat diadakannya paruman banjar adat.
Warga Banjar Pancingan pada 17 Agustus 2008 lalu sudah menggelar paruman mengenai sanksi adat yang diterima Ketut Parsui dan paruman sendiri alot, keputusan akhir yang diambil adalah voting dan 55 warga menerima sedangkan 59 warga menolak Katut Parsui dan dilanjutkan sanksi beruap kepengging.
Ketut Parsui justru memberikan alasan sewaktu berada di Kantor Kades. Alasan yang ia kemukakan adalah bahwa awig-awig yang dulu dibuat tanpa melibatkan warga banjar Manggis, “Soal memukul meteran listrik itu bicara diluar banjar.†Jelasnya. Dan kalau masalah tidak pernah ikut sangkepan, menurutnya sudah ada denda. “Tidak sangkep kan didenda (dosa), kan bisa saya bayar.†Kilahnya. Bahkan Ketut Parsui mengungkap ada warga lain yang tidak pernah ikut sangkep mengapa tidak kena sanksi adat.
Ida Bagus Swetajaya mengatakan dirinya siap memfasilitasi permasalahan yang diterima Ketut Parsui dan akan berkoordinasi dengan camat Dawan, Majelis Alit desa Pakraman. (igs)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 551 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 488 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 419 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 417 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik