Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 15 Mei 2026
Warga Datah Mengadu Ke DPRD Karangasem, 15 Tahun Jalan Kabupaten Tidak Diperbaiki
Senin, 17 Desember 2018,
11:34 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Perwakilan tokoh masyarakat dari Dusun Wates, Desa Datah, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Senin (17/12) mengadu kepada Ketua DPRD Karangasem terkait kondisi jalan yang tak kunjung mendapat perbaikan sejak 15 tahun silam.
[pilihan-redaksi]
Kedatangan 11 orang warga Dusun Wates itu diterima langsung oleh Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi didampingi Sekertaris Dewan, I Wayan Ardika, Kabag Humas Dewan, Edi Stiadi bersama Kabid Bina Marga PUPR Karangasem, I Ketut Prama Budarta. Menurut I Nyoman Berata salah seorang tokoh masyarakat dari 11 orang yang hadir dalam penyampaian aspirasi tersebut mengungkapkan, jalan yang dimaksud itu yakni jalan lingkar sepanjang 4 kilometer penghubung beberapa Dusun diantaranya Dusun Wates, Pangleg, Teki, Kedampal, Karangsari dan Dusun Juwuk.
Kedatangan 11 orang warga Dusun Wates itu diterima langsung oleh Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi didampingi Sekertaris Dewan, I Wayan Ardika, Kabag Humas Dewan, Edi Stiadi bersama Kabid Bina Marga PUPR Karangasem, I Ketut Prama Budarta. Menurut I Nyoman Berata salah seorang tokoh masyarakat dari 11 orang yang hadir dalam penyampaian aspirasi tersebut mengungkapkan, jalan yang dimaksud itu yakni jalan lingkar sepanjang 4 kilometer penghubung beberapa Dusun diantaranya Dusun Wates, Pangleg, Teki, Kedampal, Karangsari dan Dusun Juwuk.
"Jalan rusak sudah 15 tahun, dulu hanya diaspal sepanjang 200 meter saja," kata Berata.
Mendapat aspirasi tersebut, Ketua DPRD Karangasem, I Nengah Sumardi mengatakan atas nama lembaga pihaknya meminta maaf lantaran keterbatasan sumber daya disamping pemerintah juga memang banyak yang harus diurus.
"Kami sebagai lembaga hanya memfasilitasi dan berkoordinasi dengan Dinas PUPR terkait aspirasi dari warga ini," kata Sumardi.
Sementara itu, Kabid Bina Marga PUPR Karangasem, Ketut Prama Budarta mempertanyaan terkait status jalan tersebut, apakah itu status jalan Desa atau jalan Kabupaten.
"Kalo itu masuk jalan Desa, yang bertanggung jawab adalah pihak Desa, apabila itu jalan Kabupaten maka akan segera ditindaklanjuti," ungkap Prama.
[pilihan-redaksi2]
Terkait status jalan, menurut Nyoman Berata jalan tersebut statusnya sudah menjadi jalan Kabupaten, hanya saja untuk surat surat dirinya tidak membawanya saat lantaran masih dibawa oleh rekannya yang lain. Selain jalan, warga juga menggeluhkan kondisi bahu jalan tanpa senderan yang menyebabkan jalan mudah rusak karena tergerus.
Terkait status jalan, menurut Nyoman Berata jalan tersebut statusnya sudah menjadi jalan Kabupaten, hanya saja untuk surat surat dirinya tidak membawanya saat lantaran masih dibawa oleh rekannya yang lain. Selain jalan, warga juga menggeluhkan kondisi bahu jalan tanpa senderan yang menyebabkan jalan mudah rusak karena tergerus.
Tidak sampai disana menurut salah satu warga lainnya, I Wayan Dora di wilayah Dusun tersebut juga belum ada jaringan air. Terlebih ditengah musim kemarau yang berkepanjangan seperti sekarang ini warga harus berjalan sejauh 2 kilometer untuk mendapatkan air bersih. "Saking sulitnya mendapatkan air bersih sampai mau keluar tidak mandi," tutur Dora. (bbn/igs/rob)
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1311 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1009 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 844 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 757 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026