Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Muslim AS Bakal Diwajibkan Mendaftarkan Diri

Kamis, 17 November 2016, 14:05 WITA Follow
Beritabali.com

Trump dikabarkan akan menyusun peraturan yang mewajibkan agar warga Muslim AS didaftar namanya. [source: istimewa]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Beritabali.com - Washington DC.  Sejumlah penasehat kebijaksanaan Donald Trump tengah membicarakan rencana menyusun peraturan yang mewajibkan agar warga Muslim AS didaftar namanya.

 
The Independent mengabarkan hal tersebut pada Rabu (16/11). Hal itu diungkapkan Kris Kobach, salah satu pejabat Kansas pro-Trump. 
 
"Mereka tengah mencari jalan bagaimana menerapkan aturan yang memungkinkan para imigran dari negara Muslim didaftar dalam gudang data," tutur Kris Kobach.
 
Seorang pejabat tinggi imigrasi garis keras mengabarkan, tim imigrasi Trump tengah menyusun rancangan perintah eksekustif kepresidenan. Sehingga Donald Trump dan Departemen Keamanan Dalam Negeri dapat bergerak di lapangan, tanpa persetujuan parlemen.
 
Pendaftaran itu berbentuk formulir yang dilengkapi dengan kolom agama yang harus diisi oleh warga Muslim. Program serupa pernah diterapkan bekas Presiden George W. Bush dan juga disusun oleh Kris Kobach.
 
Kala itu, program itu diharuskan pada ribuan warga keturunan Arab dan pengunjung warga Muslim, dan pemegang Kartu Hijau (kartu penduduk tetap) terdaftar di negara-negara bagian. Namun program itu dibatalkan pada 2011 setelah diprotes banyak pihak karena yang menjadi sasaran utama adalah negara-negara mayoritas Muslim.
 
Dalam wawancaranya di program acara televisi CBS '60 Minutes' Ahad lalu, Donald Trump mempertimbangkan untuk menunjuk seorang penasehat keamanan menjadi wakil presiden sebuah pusat pemikiran. Badan inilah yang memberikan saran bahwa kaum Muslim telah menyusup ke jajaran pemerintahan AS. [idc/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami