Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
WNA Portugal Dikeroyok di Pecatu, Diminta Rp20 Juta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Seorang warga negara asing (WNA) asal Portugal, Salvador Teixeire Gomes (23), menjadi korban pengeroyokan, pemerasan hingga perusakan kendaraan di Jalan Buana Sari, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 03.00 WITA tersebut viral di media sosial dan telah dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan.
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Gede Adhi Saputra Jaya SH mengatakan, saat kejadian Salvador bersama teman perempuannya, Paulina MJ (31), warga negara Polandia.
Peristiwa bermula ketika Salvador mengendarai mobil Honda HR-V bersama empat rekannya melintas di sekitar Jalan Suarga Padang Padang.
Di tengah perjalanan, Salvador sempat membunyikan klakson untuk mendahului tiga orang yang berkendara di depannya. Suara klakson tersebut diduga membuat para pengendara kaget.
Diduga tidak terima diklakson dan didahului, para pelaku bersama kelompoknya kemudian membuntuti kendaraan korban hingga ke Jalan Buana Sari. "Para pelaku mengejar korban," ujarnya.
Setelah mendekat, para pelaku langsung mengamuk dan melemparkan batu ke arah mobil korban. Akibatnya, kaca kendaraan pecah dan mengalami kerusakan.
Usai pelemparan batu, para pelaku dan korban terlibat adu mulut. Dalam situasi tersebut, para pelaku kemudian meminta uang ganti rugi sebesar Rp20 juta dengan alasan salah satu dari mereka telah tertabrak mobil korban.
Merasa diperas, Salvador menolak memberikan uang tersebut. Korban juga merasa tidak pernah menabrak siapa pun.
Situasi kemudian memanas saat rekan korban membuka kaca jendela mobil sebelah kanan. Para pelaku langsung melayangkan pukulan ke arah Salvador dan Paulina.
Aksi pemukulan tersebut kemudian diredam anggota Pecalang Desa Adat Pecatu dan Linmas yang mendatangi lokasi. Sebelumnya, petugas pecalang menerima laporan dari pihak keamanan Pantai Bingin.
"Namun melihat pecalang datang, para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi," ungkapnya.
Anggota pecalang yang berada di lokasi juga memastikan tidak ada korban tabrakan sebagaimana yang dituduhkan oleh para pelaku.
Selanjutnya, petugas pecalang mengantar Salvador dan Paulina ke Klinik Pratama Nusa Medica untuk mendapatkan perawatan medis atas luka-luka yang dialami.
Iptu Gede Adhi mengatakan, kasus tersebut telah resmi dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan. Polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta menganalisis rekaman CCTV di sekitar lokasi.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku.
"Kejadian pengeroyokan dan perusakan ini masih didalami," bebernya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan