Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
wOW, Warga Jembrana Habiskan Rp 350 Miliar untuk Rokok
jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Beritabali.com, Jembrana. Diperkirakan warga di Kabupaten Jembrana, Bali dalam setahun menghabiskan uang hingga Rp 350 miliar lebih hanya untuk menikmati asap rokok.
Angka mencengangkan itu disampaikan Fuad Baradja, artis sinetron yang juga pengurus Bidang pemberdayaan masyarakat Komnas Pengendalian Tembakau.
Dia memberi hitung-hitungannya, melansir data Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Jembrana, sekitar Rp 300 Miliar dan penduduknya mencapai 300 ribuan lebih dengan prevalensi 37, 5 persen, maka ada sekitar 100 ribu warga yang merokok.
Diperkirakan konsumsi rokok masyarakat Jembrana lebih tinggi dari PAD nya.
Jika prevalensi 37,5 bisa dipastikan 100 ribu masyarakat Jembrana merokok x Rp 10 ribu/hari.
"Hitungannya, berasal dari rata-rata harga rokok maka selama setahun Rp 350 miliar dihabiskan hanya untuk merokok," ujarnya dalam Workshop Kawasan Tanpa Rokok di Jembrana akhir pekan lalu.
Workshop menampilkan pembicara Ketua MMDP Jembrana I Wayan Rayun, Kabid P2Pl dinkes Jembrana dr. Putu Sukantara dan Komnas Pengendalian tembakau Fuad Baradja.
Dalam kesempatan sama, Bupati Jembrana menyatakan, dukungan masyarakat adat diperlukan mengingat penduduk Jembrana masih banyak yang merokok.
Kebiasaan merokok tak bisa dilepaskan dari aktivitas warga di acara adat dan ritualnya.
"Bendesa dan pimpinan, tokoh agama harus bisa mensosialisasikan KTR karena KTR tidak melarang orang merokok, tetapi hanya mengatur," ujar Artha di Jembrana akhir pekan lalu.
Jadi, kata dia tidak masalah walaupun hampir semua bendesa adat ahli "pengasapan" (perokok).
Sementara Tim advokasi KTR Provinsi Bali, Titik Suhariyato menyatakan, prevalensi perokok di Jembrana cukup tinggi.
Berdasar hasil survei di Jembrana yang dilansir Ilmu Kesehatan Masyarakat Faklutas Kedokteran UNiversitas Udayana, tahun 2012 sebanyak 37,5 persen penduduk Jembrana adalah perokok.
"Prevalensi perokok penduduk Bali 31 persen. Dengan konsumsi tertinggi merk, marlboro, sampoerna dan Jarum," sebut Titik yang juga Sekretaris Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Bali.[bbn/prl]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 842 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 770 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 738 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 391 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 371 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun