Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Xi Jinping Percaya Diri Taiwan Bakal Bersatu Lagi dengan China
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Xi Jinping percaya diri bahwa Taiwan pada akhirnya akan kembali bersatu di bawah kontrol China sepenuhnya.
Hal itu diutarakan Xi saat berpidato di peringatan 130 tahun ulang tahun pendiri Republik Rakyat China Mao Zedong di Beijing pada Selasa (26/12).
"Reunifikasi seutuhnya dari tanah air kita merupakan tren umum, tujuan yang baik, dan aspirasi bersama masyarakat. Tanah air kita harus dipersatukan kembali, dan pasti akan dipersatukan kembali," kata Xi dalam pidatonya yang disampaikan di Aula Besar Rakyat di Beijing.
"(Kami) dengan tegas menentang siapa pun yang menggunakan cara apa pun berusaha memisahkan Taiwan dari China," papar Xi menambahkan.
Dalam pidatonya itu, Xi memuji pemikiran politik Mao sebagai "harta karun spiritual" yang berharga bagi bangsanya.
Xi juga menggaungkan seruan persatuan kepada rakyat China dalam kesempatan itu.
"(Kita harus bekerja) untuk memungkinkan partai kita mematuhi misi awalnya.. menjaga vitalitas dan semangat, dan memastikan bahwa partai kita tidak pernah merosot, tidak pernah berubah warna, dan tidak pernah kehilangan cita rasa," ucap Xi seperti dikutip The South China Morning Post.
Hubungan China dan Taiwan memang terus memanas dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2022, relasi Taipei-Beijing bahkan makin tegang menyusul upaya Taiwan yang terus ingin memerdekakan diri.
Beberapa kunjungan pejabat asing ke Taiwan termasuk lawatan Ketua DPR AS Nancy Pelosi juga sempat membuat China marah besar sampai mengepung pulau kecil di tenggara itu dengan berbagai simulasi perang.
Baru-baru ini, Presiden Xi bahkan secara blak-blakan mengatakan kepada Presiden Amerika Serikat Joe Biden bahwa Beijing akan menyatukan kembali Taiwan dengan China daratan, dalam waktu yang belum ditentukan.
Hal ini diungkapkan tiga pejabat AS yang mengetahui pembicaraan Xi dan Biden di pertemuan KTT APEC San Francisco awal November lalu, demikian dilaporkan NBC News.
Xi mengatakan kepada Biden bahwa China akan mengambil alih Taiwan secara damai, bukan dengan kekerasan.
Pernyataan Xi merujuk pada desas-desus publik dari para pemimpin militer AS, yang mengatakan bahwa China berencana mengambil alih Taiwan pada tahun 2025 atau 2027.
Namun Xi Jinping menegaskan kepada Biden bahwa prediksi itu salah, karena dia belum menentukan kerangka waktunya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1496 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1129 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 975 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 862 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik