Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Zelensky Pecat Kepala Pengawal Pribadi Usai Terbongkar Plot Pembunuhan
beritabali.com/cnnindonesia.com/Zelensky Pecat Kepala Pengawal Pribadi Usai Terbongkar Plot Pembunuhan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memecat Kepala Dinas Garda Negara (UDO) Serhii Rud yang bertanggung jawab atas keamanan pribadinya.
Pemecatan itu diumumkan di situs kepresidenan. Namun, tidak dijelaskan lebih detail alasan pemecatan Kepala Dinas Garda Negara (UDO) Serhii Rud
Dikutip dari CNN, pemecatan itu dilakukan setelah dua karyawannya ditahan minggu ini karena dugaan rencana pembunuhan Zelensky.
Kejaksaan Agung Ukraina mengatakan dua kolonel di UDO itu melakukan "kegiatan subversif terhadap Ukraina dengan imbalan kompensasi finansial."
Kedua kolonel itu pun didakwa melakukan makar. Salah satunya juga dituduh mempersiapkan aksi teroris.
Dinas Keamanan Negara (SBU) Kyiv mengatakan pihaknya telah menggagalkan rencana untuk membunuh Zelensky dan pejabat senior Ukraina lainnya, termasuk kepala SBU, Vasyl Maliuk, dan kepala Intelijen Pertahanan Ukraina, Kyrylo Budanov.
Kantor kejaksaan mengatakan salah satu tersangka menerima dua drone dan amunisi dari dinas keamanan negara Rusia (FSB), yang akan mereka transfer ke kaki tangan lain untuk melakukan ledakan.
Zelensky dilaporkan telah menghadapi beberapa upaya pembunuhan sejak Rusia memulai invasi besar-besaran ke Ukraina pada Februari 2022. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 467 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 368 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 302 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan