Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
345 Tanaman Bonsai dan Adenium Ikut Kontes
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebanyak 345 tanaman ikut kontes Bonsai dan Adenium yang berlangsung selama 5 hari sejak 15-19 Agustus, berbarengan dengan acara pembukaan SVF II tahun 2007. Kontes sekaligus pameran ini dibuka Walikota Denpasar AA Puspayoga.
Wali Kota Denpasar A.A. Ngurah Puspayoga meresmikan pembukaan Bonsai Adenium Contest ini, serangkaian Sanur Village Festival (SVF) II Tahun 2007, Rabu (15/8). Acara tersebut dihadiri oleh sekitar 60 orang dari pihak pemerintahan dan pecinta Bonsai.
Even yang digelar sebagai persiapan Asia Pacific Bonsai Contest (ASPAC) Tanggal 1 September Tahun 2007 diikuti oleh puluhan para penggemar Bonsai dan Adenium lokal.
Dari 345 tanaman yang dipamerkan, 162 merupakan tanaman Bonsai dan 183 tanaman Adenium.
Tanaman-tanaman ini ada yang berusia hingga 30 tahunan. Yang menarik dari tanaman Bonsai dan Adenium ini adalah bentuk dan harganya yang mencapai Rp 50 juta per pohon.
Tanaman Bonsai yang ikut kontes terdiri dari beberapa jenis tanaman lokal seperti Sentigi, Sancang, Kimeng, Cemara Udang, Asem dan lainnya. Penjurian dilakukan oleh Tim juri dari Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Bali.
Kriteria kontes Bonsai dan Adenium didasarkan pada bentuk keseluruhan tanaman akar batang, cabang, anam cabang, cucu cabang, ranting, anak ranting dan cucu ranting yang dibentuk sehingga cantik dan proporsional. “Yang lebih penting adalah kesan pertama terhadap tanaman tersebut,†terang salah satu juri. (ctg / travel works)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang