Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Warga Banyuning Gelar Tapa Baratha Penyepian
BERITABALI.COM, BULELENG.
Segala bentuk aktivitas warga di Kelurahan Banyuning secara serentak terhenti selama sehari penuh. Pasalnya, bertepatan dengan Sasih Kalima, Desa Pakraman Banyuning di Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng menggelar ritual penyepian.
Gede Wardana salah seorang warga Kelurahan Banyuning mengungkapkan, proses penyepian di Desa Pakraman Banyuning hampir serupa dengan proses penyepian yang dilakukan masyarakat hindu di Bali. â€Ya, hampir sama, kita melakukan Tapa Beratha penyepian,†ungkapnya.
Nyepi Desa Banyuning, demikian orang menyebutnya berlangsung diawali dengan proses pecaruan di catus pata desa Pakraman Banyuning yang sehari kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan proses barata penyepian dengan tidak melakukan aktivitas.
Larangan warga Desa Pakraman Banyuning saat penyepian yang berlangsung Jumat pagi hingga Sabtu pagi itu diantaranya, Amati Karya tidak bekerja, Amati Geni tidak menyalakan api, Amati Lelangunan tidak melakukan hiburan dan Amati Lelanguan tidak berpergian.
Suasana di Desa Pakraman Banyuning yang masuk dalam Kelurahan Banyuning tampak lengang.
Namun sayang, pelaksanaan nyepi desa itu tidak berlangsung dengan khidmat, sebab aktivitas penguna kendaraan bermotor dari warga di luar Desa Pakraman Banyuning masih diperkenankan untuk melintas di jalan utama.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 494 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 385 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 379 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik