Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Tim Mabes Polri Periksa Seorang Saksi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kasus dugaan penggelapan dan penipuan Billabong (perusahaan asing memproduksi pakaian surfing, red) terhadap CV Bali Balance berlanjut. Jumat (2/11) seorang saksi dari pihak Billabong diperiksa Tim Penyelidik Mabes Polri di Polda Bali.
Hanya saja, proses pemeriksaan ini masih sangat rahasia, sehingga sulit diperoleh informasi yang akurat dan detail. Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes AS Reniban membenarkan adanya pemeriksaan saksi, namun mengaku tak punya wewenang menjelaskannya, karena kasus ini sedang ditangani Mabes Polri.
Kasus ini sedang ditangani Mabes Polri. Cuma karena kejadiannya di Bali, maka proses pemeriksaan saksi-saksi dilakukan di sini (Mapolda Bali, red). Kami tidak berwenang menjelaskannya,ujar AS Reniban, di Mapolda Bali, Jumat (2/11).
Reniban juga tak bersedia menyebutkan nama orang yang diperiksa tersebut, termasuk statusnya, apakah sebagai saksi atau sudah menjadi tersangka. Yang jelas, hari ini (Jumat, red) ada satu orang yang diperiksa oleh tim penyelidik Mabes Polri,ujar Reniban.
Menurut Reniban, terkait dengan penyelidikan dan penyidikan, sesuai pasal 184 KUHP, saat ini tim sedang mengumpulkan keterangan saksi, petunjuk alat bukti, maupun keterangan dari calon tersangka. Bila berkas sudah memenuhi unsur-unsur penipuan, lanjut Reniban, barulah diserahkan ke Polda Bali mengingat kejadiannya di wilayah hukum Polda Bali.
Seperti diketahui, seorang warga negara asing, Chris James, selaku presiden direktur di perusahaan asing Australia Billabong International Limited (BIL) dilaporkan ahli waris CV Bali Balance (BB), Wayan Daniel Suwanda ke Mabes Polri di Jakarta.
Menurut pelapor, melalui penasihat hukumnya Mira Stephanie, BIL dinilai telah melakukan serangkaian tindak pidana penggelapan dan penipuan selama terjalin kontrak kerja sama dengan CV BB, perusahaan milik ayah pelapor, Wayan Suwanda
(alm) yang selama hidupnya dikenal sebagai atlet surfing di Bali.
Atas kejadian itu, kata Mira, kliennya dirugikan secara moral dan material hingga puluhan Miliar Rupiah.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2282 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan