Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Departemen Perkebunan Sasar 4.500 Hektar Lahan
Lovina
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kabupaten Buleleng berpotensi sebagai lahan perkembangan tanaman Kapas, bahkan Departemen Perkebunan Republik Indonesia telah menyasar 4.500 Hektar lahan di empat Kecamatan.
Empat kecamatan yang menjadi sasaran Budi Daya Tanaman Kapas itu diantaranya Kecamatan Gerokgak, Kubutambahan, Seririt dan Sawan dengan melibatkan 24 Kelompok Petani. Demikian terungkap saat digelarnya Pertemuan Regional Pemberdayaan Petani Kapas di Kabupaten Buleleng di Hotel Banyualit.
Direktur Budi Daya Tanaman Semusim Dirjen Perkebunan Departemen Perkebunanan RI, Agus Hasannuddin mengungkapkan, penanaman tanaman kapas di Buleleng sangatlah potensial. Dari hasil kajian itu, pengembangan tanaman kapas diarahkan ke Bali Utara disamping Nusa Penida Klungkung, ungkapnya.
Bupati Buleleng, Putu Bagiada mengatakan, dengan potensi pengembangan Tanaman Kapas yang sangat berpotensi di Buleleng diharapkan para petani mampu berbuat lebih banyak dan mencoba menjadikan kapas sebagai komoditi. Kita berupaya Buleleng mampu memenuhi komoditi kapas, kalau ini sudah berkembang, ujarnya.
Menurut rencana, pada tahun 2008, pengembangan tanaman Kapas di Kabupaten Buleleng akan dikembangkan secara bertahap, bahkan Pemerintah Kabupaten Buleleng bakal menyiapkan demplot di sembilan kecamatan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 607 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 585 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 436 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 427 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik