Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 3 Oktober 2026
Ditolak RS Wangaya, Melahirkan di RSUP Sanglah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebuah potret betapa masih buruknya pelayanan rumah sakit di negeri kita dialami oleh Khotimah yang tinggal di Jalan Padang Galak No 7 Sanur.
Bayinya meninggal saat menjalani persalinan di RSUP Sanglah, dimana sebelumnya, dia sempat ditolak bersalin di RSU Wangaya Denpasar.
Rumah sakit sekarang ini lebih memperhatikan pasien berduit tebal ketimbang menyelamatkan nyawa seseorang. Itulah pengalaman Khotimah dikala melahirkan anaknya yang pertama dari hasil hubungan gelapnya dengan pria lain.
Menurut keterangan tetangga Khotimah berinisial DD, menceritakan, Khotimah sempat dilarikan ke RSU Wangaya. Waktu itu kondisinya sekarat. Namun, karena tidak didampingi keluarga dan suami, pihak RSU Wangaya menolak kehadirannya. Ditolak bersalin, rekan Khotimah membawa kembali Khotimah ke rumahnya di Jalan Padang Galak No 7 Sanur.
Perut Khotimah semakin tidak bisa diajak kompromi. Akibat tidak bisa menahan rasa sakit diperutnya, Khotimah akhirnya dilarikan ke RSUP Sanglah sekitar pukul 01.00.Wita. Beruntung, pihak RSUP Sanglah menerimanya. Lima jam menjalani operasi cesar, Khotimah melahirkan sang jabang bayi dalam keadaan selamat. Namun, apa lacur, karena telat penanganan, bayi Khotimah pun akhirnya meninggal.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1102 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 438 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 399 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 355 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 294 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung