Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Pemerintah Cuek, Pedagang Kaki Lima Tetap Digusur
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Keberadaan pedagang kaki lima di Taman Kota Lapangan Ngurah Rai Singaraja semakin terdesak, sebab Selasa (11/12) siang, Pemerintah Kabupaten Buleleng dengan tegas mengeluarkan kebijakan menggusur para pedagang tersebut dari lokasi yang saat ini dipergunakan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Ketut Ardha, mengungkapkan, dengan solusi yang diberikan tersebut,
Pemerintah akan tetap mengambil kebijakan pengusuran, apabila solusi yang ditawarkan pemerintah menemui jalan buntu, sedangkan solusi yang ditawarkan masih dibahas oleh instansi terkait.
“kalau memang tidak memenuhi dari jumlah yang ada itu, kita akan geser ke sebelah jalan selatan lapangan, namun karena sudah ada pedagang kami kemungkinan akan pindah ke sisi utara, namun kalau dipakai pedagang jalan tertutup, alternatif kita geser ke selatan di depan kantor golkar,†ungkap Ardha.
Sekda Buleleng Ketut Ardha memaparkan, sejak awal telah ada kesepakatan yang dibuat oleh para pedagang kaki lima. Pertama, para pedagang kaki lima sepakat tidak melakukan aktivitas dilokasi pedagang senggol. Selanjutnya, para pedagang kaki lima, sepakat menjaga kebersihan sesuai dengan ketentuan yang ada.
Sebelumnya, puluhan pedagang kaki lima di Taman Kota mendatangi gedung dewan. Mereka menyampaikan aspirasinya, agar para anggota dewan bisa memperjuangkan nasibnya yang akan digusur oleh pemerintah. Mereka mengaku, pengusuran itu lantaran mereka dituding membuat kumuh Taman Kota Lapangan Ngurah Rai. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang