Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Saluran Got di Jalan Dewi Sri Kuta Dikeruk
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Saluran got di sekitar jalan Dewi Sri Kuta yang muaranya sampai ke Tukad Mati akhirnya dikeruk, Kamis (27/12). Tujuannya agar lebih bisa menampung banjir kiriman dari hulu sekaligus mengurangi ketinggian genangan air di sekitar wilayah tersebut.
"Tadi pagi saluran di lokasi Jalan Dewi Sri sudah dilakukan penggelontoran dan pengerukan. Ini program jangka pendek untuk mengatasi masalah banjir," ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Badung, Putu Eka Mertawan, Kamis (27/12).
Menurut Eka Mertawan, diakui penyebab banjir di kawasan itu sebagai akibat debit air yang terlalu besar yang merupakan kiriman dari daerah hulu. Sementara itu, saluran got yang ada diakui relatif agak kecill, sehingga air kiriman meluap dan menggenangi jalan raya.
Ke depan, kata Mertawan, Pemkab Badung akan memprogramkan penanggulangan masalah banjir baik jangka menengah maupun jangka panjang.
Untuk jangka menengah, lanjut mantan Camat Kuta ini, akan dibuatkan saluran permanen yang bermuara sampai ke Tukad Mati. Proyek ini menjadi skala prioritas karena dianggap vital di daerah Kuta sebagai jantungnya kegiatan pariwisata di Badung.
"Jadi, berapapun dana yang diperlukan untuk proyek tersebut akan ditanggung dari APBD Badung," ujar Mertawan.
Soal kemungkinan memperlebar saluran di daerah itu, Mertawan belum bisa memastikannya. Hal itu akan dibahas dalam program jangka menengah.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2013 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1617 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun