Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Polisi Bakal Panggil Pengelola Deejay Café
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pihak Deejay Café bakal dipanggil oleh kepolisian terkait kronologis peristiwa pembunuhan 2 orang Bodyguard-nya. Pasalnya, pihak café adalah pihak yang memanggil empat bodyguard (dua diantaranya korban, red) untuk memberikan pengamanan karena diganggu 20 orang preman.
Fakta terbaru yang diperoleh di lapangan, keributan diawali datangnya empat bodyguard, Wayan Suparta, Ketut Mustiada, Ketut Mustika dan Ngakan Made Aribawa. Empat bodyguard ini merupakan orang-orang bayaran yang setiap saat dipanggil jika ada kerusuhan di cafe. Mereka dibayar Rp 750 ribu perbulannya.
Selasa (01/01) pagi sekitar pukul 08.00 Wita, mereka datang karena dipanggil Haryanto, pemilik Deejay Café. Warga keturunan Cina Surabaya ini memanggil empat bodyguard karena ada kelompok preman berjumlah 20 orang ngotot masuk gratis.
Bahkan, anak kandung Haryanto pun sempat ditempeleng oleh kelompok tersebut. Situasi yang semakin memanas, memaksa datangnya keempat bodguard mengendarai mobil dan masing-masing membawa pedang dan belati. Tiba didepan Deejay Café, cekcok mulut pun terjadi dan berakhir dengan adu fisik dan tebasan pedang.
Tidak sanggup mengalahkan kekuatan 20 orang, Ngakan Made Aribawa dan Ketut Mustika kabur walau tubuhnya terluka parah. Ngakan mengalami patah kaki kiri, kepala bocor, bibir robek akibat dipukul botol minuman, serupa dialami Mustika. Budi dan Kayun yang parah, keduanya tewas dengan luka bacokan hampir di sekujur tubuhnya, yakni di bagian kepala, badan dan dada.
Disinyalir adanya anggapan bahwa pihak Deejay Café diduga sebagai pemicu bentrok antar preman, Wakapoltabes Denpasar AKBP Alit Widana SH mengaku masih menyelidikinya.
"Masih kita dalami. Nanti kita akan memanggil pihak Deejay Café untuk mengetahui lebih jelas kronologis kejadian," ungkapnya tegas.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8520 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5866 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3681 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2512 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar