Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Warga Negara Jepang Diaben di Kuta
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Masyarakat Hindu Bali mempunyai tradisi pembakaran jenazah untuk warganya yang meninggal yang biasa disebut ngaben. Ritual ini kini tak hanya dilakukan warga asli Bali, tapi juga dilakukan untuk warga negara Jepang yang meninggal di Bali.Sepintas arak-arakan warga di jalan Kartika Plaza Kuta pagi ini, dengan mengusung bade atau tempat jenazah terlihat sama dengan prosesi ngaben (kremasi) lainnya di Bali.
Namun setelahdilihat dari dekat, jenazah yang diusung dalam prosesi arak-arakan ini merupakan jenazah seorang warga Jepang yang bernama Ryuji Kimura.Setelah diarak dari rumahnya di Banjar Jaba Jero Kuta selama sekitar setengah jam, jenazah Ryuji Kimura yang meninggal pada usia 67 tahun karena sakit diabetes akhirnya tiba di setra atau kuburan Desa Adat Kuta.
Dengan hati-hati, warga banjar (dusun) kemudian menurunkan jenazah Ryuji untuk selanjutnya diletakkan di tempat pembakaran jenazah.
Setelah diupacarai oleh Pedanda (pendeta), jenazah Ryuji Kimura kemudian mulai diaben atau dibakar.Upacara ngaben Ryuji Kimura dihadiri istri pertamanya Kazue Kimura dan 2 anaknya dari Jepang serta istri kedua almarhum, Ni Wayan Kondri.
Atas permintaan istri pertamanya, setelah diaben abu Ryuji Kimura dibagi menjadi dua bagian. Satu bagian dibawa pulang ke Jepang untuk disimpan, dan satu bagian lagi dihanyutkan di Pantai Kuta.Almarhum Ryuji Kimura mulai tinggal di Pulau Bali sejak tahun 1986 silam. Tahun 1990 ia menyunting gadis asal Kuta, Ni Wayan Kondri, sebagai istri keduanya dan mulai menetap di Kuta.
Menurut pihak desa adat, upacara ngaben almarhum Ryuji Kimura tidak menyalahi aturan Desa Adat Kuta.“ Semasa hidupnya, almarhum Ryuji Kimura sudah menjadi bagian dari Banjar Jaba Jero Kuta dan telah menjalani kewajiban sebagai warga desa adat dengan baik,” jelas Ketut Karta, Kelian Adat Banjar Jaba Jero Kuta. (bob)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5852 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2570 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan