Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bule Jerman Gagal Bunuh Diri di Hotel

Sanur

Rabu, 30 Januari 2008, 18:29 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Hotel Bali Hyat di Jalan Danau Tamblingan No. 89, Sanur, Denpasar Selatan, Rabu (30/1) kemarin, tegang. Frank (38), bule asal Jerman, gagal bunuh diri. Dia mengancam akan menyayat lehernya dan loncat dari lantai tiga. 

Proses penyelamatan berjalan menegangkan. Polisi membutuhkan waktu lama meluluhkan hati korban. Polisi segera membentuk strategi penyelamatan. Bahkan, pihak hotel Bali Hyatt Sanur, telah menyiapkan beberapa kasur di bawah. Ini dilakukan agar Frank selamat dari mara bahaya ketika Ia berniat terjun. 


Dari pengamatan Beritabali.com di lokasi kejadian, korban sudah berdiri di teras belakang kamarnya, dilantai III. Dia berusaha lompat. Melihat kondisi seperti itu, aparat kepolisian Polsek Densel mulai bergerak.

Di lokasi, Kapolsek Gunawan terlihat berusaha melakukan pendekatan dengan cara masuk ke kamar korban. Kapolsek memberi pengertian agar korban tidak mencoba bunuh diri. Di kala Kapolsek masuk kamar, petugas Buser menyelinap ke teras belakang."Saya kasi rokok, dia mau. Dia mengerti bahasa Indonesia, karena sudah satu tahun tinggal di Indonesia,'' beber Kapolsek.

 



Penyelamatan belum tuntas. Sekian menit berdialog, korban merogoh kantong bajunya. Alangkah terkejutnya begitu petugas mengetahui yang dirogohnya adalah sebuah pisau lipat. Pisau lipat itu ditempelkan ke lehernya.

Sadar korban bersikap membahayakan nyawanya sendiri, Kapolsek bersama petugas lainnya bertindak cepat menyergap korban. Korban akhirnya berhasil dilumpuhkan setelah diberi suntikan penenang.Disela-sela penyelamatan nyawa korban, Kapolsek mengatakan, phaknya menerima laporan dari pihak konsulat bahwa ada seorang warganya hendak bunuh diri di Hotel Bali Hyatt pukul 11.00 Wita.

“Pihak konsulat sudah berupaya agar korban tidak nekad melompat. Tapi korban tidak mau. Hampir dua jam pihak konsulat membujuk korban. Karena kuatir, lalu dilaporkan ke Polsek Densel,'' ceritanya.Kapolsek menduga, korban mengalami depresi berat, namun belum diketahui apa penyebabnya. Kini, korban dilarikan ke rumah sakit Sanglah di Wing Internasional guna mendapatkan perawatan medis. (Che)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami