Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BBI Klungkung

Takmung

Rabu, 30 Januari 2008, 08:06 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Nampaknya program Balai Benih Ikan (BBI) milik Pemkab Klungkung terkesan 'hangat-hangat tahi ayam'. Bagaimana tidak, program yang diharapkan bisa membantu kehidupan nelayan setempat ini mangkrak tidak lama setelah diresmikan

Setelah diselidiki, mangkraknya BBI ini disebabkan oleh terbatasnya debit air untuk mengairi kolam yang ada. Dari sebelas kolam yang dibuat, kini hanya empat kolam yang beroperasi. Terbatasnya air konon disebabkan oleh tingginya kebutuhan di Subak Takmung.


Kepala Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan Kabupaten Klungkung, Made Matra yang dikonfirmasi menjelaskan keterbatasan air ini akan diatasi dengan sistem keramba. Benih ikan di Desa Takmung akan dibeli oleh petani ikan dari Desa Batur Kintamani, untuk dikembangkan menjadi ikan yang layak konsumsi.



Matra mengaku, pasar di Bali, saat ini masih membutuhkan pasokan ikan sebanyak delapan juta ekor ikan, per tahun. Sementara pasokan ikan saat ini, baru sebanyak empat juta ekor per tahun. Dan itupun masih banyak didatangkan dari Pulau Jawa. (psk)

 

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami