Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Diduga Bule Jerman
Serangan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sosok mayat lelaki tak dikenal (Mr X) gegerkan Pulau Serangan Minggu (10/2). Mayat ditemukan dalam kondisi sudah busuk berulat di rimbunan semak-semak sekitar pulau tersebut.
Dari hasil penelusuruan, jasad korban diperkirakan sudah berada di lokasi itu sejak 5 hari lalu. Mayat Mr X ditemukan Ismail Bakori, 34. Dalam kesaksiannya, Bakori mengatakan, dirinya bermaksud mencari barang rongsokan di sekitar lokasi.
Tapi, bukan barang bekas atau lempengan besi bekas yang didapat. Malah, sekitar pukul 17.00 Wita, dirinya mencium bau busuk. Saksi mendekati dan ternyata mayat manusia.
“Saya lihat kepalanya sudah botak dan saya langsung lari, demikian pria yang beralamat di Jalan Cokroaminoto Denpasar ini.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Densel AKP I Putu Gunawan langsung turun ke lokasi. Pemeriksaan awal, kondisi korban dalam posisi terlentang dan memakai baju kaus warna abu-abu.
Mengenakan jaket hitam dan celana pendek dengan motif dan warna kehitam-hitaman berikut uang tunai Rp 50 ribu.
“Identitas korban belum ditemukan, penyebab kematiannya juga belum terungkap,” aku Kapolsek kepada Beritabali.com
Sementara informasi di RS Sanglah, korban diduga warga asing. Bahkan disebut-sebut berkebangsaan Jerman. Pihak rumah sakit sendiri belum berani komentar banyak karena hasil otopsi belum turun. (Che)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5438 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3451 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2295 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1094 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan