Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 7 Mei 2026
Sekolah Berstandar Internasional Tanpa Kasek
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sungguh ironi ditengah menyandang predikat sebagai Sekolah Berstandar Internasional (SBI) SMAN I Tabanan (SMASTA) ternyata tidak memiliki kepala sekolah selama dua bulan. Kekosongan kepala sekolah SMASTA itu disebabkan karena Kepala Sekolah sebelumnya dijabat oleh Nyoman Subrata sudah memasuki masa pensiun.
Praktis kekosongan jabatan ini membuat kewalahan para guru dalam menyelenggarakan tugas-tugas administrasi sekolah. Apalagi tengah digelarnya ujian pemantapan.
”Selama dua bulan kita tidak punya kepala sekolah, segala urusan administrasi terlebih dahulu harus dikoordinasikan dengan pihak Diknas,” jelas salah satu guru SMASTA.
Dikatakannya, dia pun tidak mengerti apa yang terjadi sesungguhnya sehingga selama dua bulan jabatan kepala sekolah lowong. Mereka berharap sekolahnya segera memiliki kepala sekolah yang baru.
Ketua Dewan Pendidikan Tabanan, Drs I Wayan Madra Suartana MSi sangat menyayangkan telah terjadinya kekosongan kasek di SMASTA. Jauh hari sebelumnya, Dewan Pendidikan Tabanan telah mewanti-wanti banyaknya kepala sekolah yang akan pensiun di tahun 2008 ini.
”Bukan hanya SMASTA, SMPN I juga belum ada kepala sekolah yang definitive,” jelas Madra.
Madra pun memberikan batas waktu sebelum Penerimaan Siswa Baru (PSB) 2008, sekolah yang belum memiliki kepala sekolah harus sudah ada kepala sekolahnya.
”Hal ini didasari agar sistem PSB dapat dimengerti oleh para kepala sekolah yang baru dan berkomitmen menjalankan kesepakatan PSB,” pungkas Madra.
Kepala Dinas Pendidikan Tabanan I Wayan Adnyana ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah mengusulkan ke Baperjagat 3 orang yang akan menduduki jabatan Kasek SMASTA yang tengah lowong itu.
“Beberapa waktu lalu kita sudah kirim tiga orang ke Baperjagat, mereka telah memenuhi persyaratan menjadi kepala sekolah,” jelas Adnyana.
Ketika disinggung dari mana saja 3 orang yang telah diusulkan itu, Adnyana enggan berkomentar. ”Yang pasti ada dari SMASTA dan dari luar sekolah,” jelas Adnyana seraya mengatakan ketiga orang yang dimaksud telah memiliki kualifikasi, pendidikan formal, akademis, track-recordnynya baik serta memiliki pemikiran untuk maju kedepan. (pik)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 683 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 633 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 470 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 454 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik