Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wiratha : Tidak Tertarik Jadi Orang Nomor 2

Jumat, 15 Februari 2008, 18:00 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Bakal Calon Gubernur (bacagub) di Partai Golkar yang terpental, I Gde Wiratha membantah dengan tegas ingin berpaket dengan Cok Budi Suryawan alias CBS. Ketua Kadinda Bali ini menyatakan dirinya tidak tertarik sebagai orang nomor dua (cawagub).

“Saya tak tertarik menjadi posisi nomor dua (cawagub). Paling-paling jadi tukang baca sambutan,” ujarnya tegas, saat dihubungi Jumat (15/2) di Denpasar. Penegasan ini sekaligus membantah isu yang menyebutkan bahwa Wiratha merapat ke CBS pasca terpentalnya di arena Ratimdapus.

Menurut Wiratha, yang kini dia incar adalah jabatan ketua DPD Partai Golkar Bali pasca masa jabatan CBS. “Terus terang saya lebih tertarik menjadi ketua DPD Partai Golkar Bali,” aku Wiratha. Apa yang menggugah jabatan itu? Setidaknya, menurut Wiratha adalah ingin membangun sistem demokrasi.

Dengan demikian, ke depan citra partai berlambang pohon beringin ini bisa lebih meningkat, khususnya dalam bidang berdemokrasi.

Dia mengkritik proses Ratimdapus dalam melahirkan calon gubernur yang dinilai jauh dari asas demokrasi. Karena tidak berlangsung dalam sistem yang benar-benar demokratis. Yakni tidak berlaku one man one vote. “Coba kalau diberlakukan sistem one man one vote, mungkin saya sudah mekeber (terbang, artinya terpilih, red),” ujar pria yang sukses memimpin PHRI Bali selama dua periode ini.

 

Ke depan, bila dia nanti terpilih jadi Ketua DPD Partai Golkar Bali, Wiratha berjanji sistem pemilihan seperti yang diterapkan dalam Ratimdapus tidak akan terulang kembali. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sss



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami