Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
JK Tak Singgung Nama Cawagub
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kunjungan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla ke Bali tidak ada pembahasan secara khusus menyangkut pilkada Bali, terutama dalam penentuan cawagub pendamping CBS. Melainkan hanya temu kader partai. Kalla memberi dukungan kepada CBS selaku pemenang dalam Ratimdapus untuk memilih calon wakilnya.
”Beliau (JK) mendukung CBS untuk memilih calon wakil gubernur untuk mendampinginya. Beliau juga tidak menitip nama calon,” ujar Panitia Tim Pilkada Bali Partai Golkar, Dewa Rai Budiasa, saat dihubungi Minggu (17/2).
Menurut Budiasa, JK yang juga Wapres sangat memahami mekanisme partai dalam penentuan paket calon kepala daerah yang akan bersaing dalam pilkada. Untuk itu, JK memberi semangat kepada kader partai untuk mendukung CBS.Ditanya apakah CBS sudah mengantongi tiga nama bacawagub, Budiasa belum bisa menyebutkan. Ancer-ancer, minggu depan, CBS akan menyetorkan 3 nama bacawagub ke DPD Partai Golkar Bali. Selanjutnya DPD mengirimkan ke-3 nama itu ke DPP untuk mendapatkan persetujuan sebagai calon untuk selanjutnya diputuskan satu nama oleh DPD Partai Golkar Bali.
Saat didesak, apakah nama Nyoman Gde Suwetha sudah masuk dalam hitung-hitungan CBS, Rai Budiasa pun tak menampik. “Ya, Pak Suwetha salah satunya,” ujar Rai Budiasa.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1105 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 896 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 819 Kali
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 736 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 550 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun