Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
Pembunuh Heidi Belum Tertangkap
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Seminggu kasus tewasnya Heidi Murphy (38) warga Australia berlalu, belum ada harapan. Polisi belum dapat mengungkap si pembunuh bos garmen itu. Pun, berapa jumlah uang korban yang hilang, masih tetap misterius.
Munculnya kasus pembunuhan IB Anom Wijaya di Jalan Cokroaminoto, kasus peledakan di Kebo Iwo dan terror bom di Jalan Teuku Umar, kemarin, seakan melenyapkan kasus kematian Heidi Murphy dengan luka 37 tusukan. Perhatian publik kini bergeser ke dua peledakan tersebut.Lantas bagaimana dengan kasus Heidi, apakah terungkap ? Jawabannya belum.
Tewasnya bos garmen ini masih menjadi teka-teki polisi. Walau bekal dugaan, mengarah ke bisnis dan dendam pribadi, luput dari analisa aparat kepolisian. Puluhan saksi warga asing dan lokal yang diperiksa di kantor polisi, memilih gerakan tutup mulut.
Apa pasal ? Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah yang dihubungi via telpon mengatakan, menyangkut berapa jumlah uang korban yang hilang, menurutnya, belum jelas.“Tak ada yang mengetahui, kapan korban mengambil uang,” urainya.
Justru, saksi asing dan lokal notabene rekan terdekat korban semasa belum meninggal mengaku tidak tau menahu. Mereka memilih bungkam. Padahal dari informasi di TKP, Sabtu (09/01) siang, sehari sebelum kejadian Minggu (10/2) korban baru saja mengambil uang dari Bank.“Tas sudah ditemukan. Didalamnya hanya ada dompet berisi surat-surat penting dan credit card. Tapi uang lenyap, jumlah belum tau,”katanya.
Diakui Kapolres, Raven, rekan korban warga Australia, telah diperiksa. Ditanya mengenai masalah uang korban yang hilang, Raven hanya menjawab ‘I don’t know.
“Saya periksa Raven, kata dia, tidak pernah mengetahui kapan korban mengambil uang. Katanya itu masalah pribadi korban dan tidak mau urus,” imbuh Kapolres.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun