Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
PHRI Harapkan Listrik di Bali Segera Normal
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wakil Ketua PHRI Bali, Perry Markus berharap kondisi kelistrikan PLN di Bali tidak berlama-lama dalam kondisi darurat. Pasalnya, jika kalangan hotel menggunakan mesin generator, maka biaya operasional yang dikeluarkan akan lebih tinggi.
“Dalam satu minggu ke depan, kami masih kuat. Tapi kalau lebih dari seminggu, jelas kami dari kalangan pengelola hotel merasa beban lebih berat karena biaya listrik bertenaga generataor lebih mahal,” ujar Perry.
Di sela-sela acara penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bali Tourism Board (BTB) dengan 14 instansi pemerintah dan asosiasi pendukung pariwisata terkait pembuatan website ‘www.balitourismboard.org’, di Sanur Jumat (22/2).
Menurut Perry, penggunaan listrik dengan genset lebih mahal karena bahan bakar minyak (BBM) solar yang dibelinya adalah kategori industri yang tanpa subsidi, yakni hampir mencapai Rp 7.000/liter. Dalam hitung-hitungan harga, biaya penggunaan listrik dengan mesin genset bisa dua kali lipat dibanding dengan listrik PLN.
Untuk itulah, pihaknya dari kalangan pengelola hotel khususnya hotel berbintang sangat berharap agar pemadaman listrik dari PLN tidak sampai berkepanjangan. Selain itu, pihaknya juga mengimbau anggotanya agar bisa menghemat listrik, tetapi tanpa mengurangi kepentingan.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun