Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Kepala Disambar Motor, Ketut Tewas di Tempat
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tragedi tabrak lari menimpa Ketut Suarsana (25). Senin (10/03) siang, korban yang tinggal di jalan Gunung Andakasa, Gang Dasayama Denpasar, tewas mengerikan setelah kepalanya disambar sepeda motor di bilangan Jalan Gunung Agung depan Ari Loundry Denpasar.
Menurut informasi, peristiwa tabrak lari yang mengagetkan warga Jalan Gunung Agung terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Korban, Ketut Suarsana mengendarai sepeda motor Yamaha Yupiter merah DK 4801 MI. Saksi di lokasi mengatakan, korban melintas dalam laju kencang.
Entah mengapa, tiba di TKP, korban mengerem mendadak sepeda motor. Apes, motor terjatuh dan korban terpental ke kanan. Tragisnya, dari arah yang berlawanan, muncul sepeda motor tak dikenal. Motor tersebut langsung menyambar bagian kepala korban dan kabur. Korban tewas tergeletak bermandikan darah segar.
Herannya, warga tidak berani mendekat. Mereka hanya melihat dari jauh. Maklum saja, bulu kuduk merinding melihat ceceran darah korban di aspal. Barulah, setelah petugas Sat lantas Poltabes tiba di lokasi, jasad korban yang tinggal di bilangan jalan Gunung Andakasa Gang Dasayama, dilarikan ke RS Sanglah.
“Saya melintas di lokasi. Banyak darah berceceran di aspal. Muka saya langsung pucat tak kuat melihat darah,” beber seorang istri polisi yang merinding melihat kondisi korban. Motor Yamaha Yupiter merah DK 4801 MI, milik korban kini sudah diamankan di Poltabes Denpasar. Polisi masih menyelidiki kasus tabrak lari ini.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang