Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pertamina Janji Normal Hari Minggu

Jumat, 4 April 2008, 19:14 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pertamina Area Bali-NTB berjanji masalah kelangkaan BBM di Bali akan pulih hari Minggu Besok. Hingga kini, Bali masih kekurangan 500 kilo liter premium setiap harinya. Hal ini disampaikan Manajer Sales Pertamina Bali-NTB, Jakson Simanjuntak, kepada wartawan di Denpasar, siang ini. Menurut Jakson, saat ini terdapat 42 armada yang mengangkut premium dari Depo Manggis ke seluruh Bali, setiap harinya. Setiap armada pengangkut premium, mempunyai kapasitas 8000 hingga 24.000 liter premium.


“Karena ada perbaikan dermaga di Manggis, saat ini premium yang dapat tersalurkan hanya 1200 kilo liter, sementara kebutuhan premium Bali per hari mencapai 1700 kilo liter. Jika dermaga utama normal, jumlah premium yang dapat disalurkan untuk seluruh Bali mencapai 2000 kilo liter per harinya,” jelas Jakson. Jakson menambahkan, satu dari tiga dermaga utama kapal tangker di Depo Manggis, kini sedang rusak dan tengah diperbaiki. Perbaikan dermaga ini diperkirakan akan selesai akhir bulan ini.

“Saat ini pasokan premium ke Bali berasal dari Surabaya dan Banyuwangi, dengan menggunakan kapal kecil berkapasitas 7000 kilo liter yang datang setiap 2 hingga 3 hari,” ujarnya. Apakah perbaikan dermaga di Depo Manggis penyebab kelangkaan BBM dan antrean panjang di SPBU? “Saya rasa bukan itu penyebabnya. Cadangan di Depo Pertamina Pesanggaran masih sekitar 4600 kilo liter. Jadi kita tidak kekurangan premium. Antrean panjang lebih karena kekhawatiran warga yang berlebihan,” kata Jakson. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami