Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Patung Akar Bambu Tetap Jadi Primadona
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Ditengah kelesuan pariwisata di bulan April ini, patung akar bambu ternyata menjadi primadona, terbukti puluhan ribu kerajinan tangan dari akar bambu terekspor ke luar negeri. Kerajinan tangan patung yang terbuat dari akar bambu atau kerap dipanggil bamboo root handycraft ini, tetap menjadi primadona bagi wisatawan asing, terbukti dalam setiap bulannya puluhan ribu hasil kerajinan tangan ini di ekspor ke luar negeri, bahkan saking membludaknya pesanan, para perajin ini kalang kabut memenuhi pasar.
Seperti misal yang disampaikan oleh Desak Putu Ekawati, salah satu pemilik art shop patung akar bambu di bilangan jalan raya Andong, Peliatan, Ubud. “Kami kekurangan stok sekarang ini, akibat membludaknya pesanan,“ jelasnya. Lebih jauh, sambung Ekawati pada umumnya wisatawan membeli patung ini berjumlah ribuan, sehingga dalam sebulan puluhan ribu patung terbuat dari akar bambu terekspor.
Rata-rata patung yang laku terjual itu seperti crocodile, bebek, ayam, burung, celeng. Dan biasanya, wisatawan yang doyan dengan patung ini adalah Canada, Australia, Jepang dan Amerika. “Kami jual rata-rata dengan harta Rp 30.000 sampai Rp 200.000,“ ungkapnya.
Sementara itu, khusus bicara bahan baku, pihaknya mengambil dari Klaten, Yogyakarta, Banyuwangi. Akibat bahannya didapatkan dari luar Bali maka masalah pengiriman menjadi kendala utama dalam menekuni dunia kerajinan ini. Jika musim hujan tiba, biasanya pengiriman terlambat hingga ekspor-pun terlambat, akibatnya wisatawan menjadi komplain. “Seringkali hal ini terjadi dimusim hujan,“ tuturnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4563 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2367 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2019 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1632 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1069 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun