Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
Polisi Belum Temukan Bukti
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Fenomena SMS (Short Massegge System) "pencabut nyawa" atau kerap dipanggil jemaat setan, terus diselidiki apara kepolisian di Gianyar. Namun hingga kini polisi belum menemukan bukti keterkaitan antara pengaruh SMS terhadap korban. Hingga hari ini pihak kepolisian Gianyar terus melakukan penyelidikan SMS yang kerap muncul dengan menggunakan nomor 0866. Dan sampai saat ini, belum ditemukan bukti apakah memang benar korban terkena fibrasi buruk SMS tersebut hingga membuat pingsan.
Kasus SMS yang tengah diselidiki adalah Kasus Siswa Nova Ariawan asal Banjar Bitera, Petemon, Tampaksiring, yang pingsan lantaran membaca SMS jemaat setan, serta kasus yang menimpa I Ketut Suarjana asal Banjar Belah Pane Kelod, Sidan, Gianyar. yang juga pingsan ketika membaca SMS bertuliskan ”Gue Ingin Kenalan”. Terkait kasus ini, Polda Bali telah mengirimkan surat perintah untuk masing-masing Kapolres di daerah membuat laporan kronologis kejadian yang mencuat sekarang ini.
Kapolsek Kota Gianyar, AKP I Nyoman Suarnata membenarkan kalau dirinya sudah mendapatkan perintah dari atasannya untuk membuat laporan kronologis kejadian SMS yang menelan korban. "Kami belum menemukan bukti kongkrit terkait masalah ini, dan kami curiga kalau yang buka SMS tersebut sedang enggak enak badan alias sakit, atau mengalami sakit jantung, " ujarnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun